Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh integrasi media digital, integritas akademik, dan kualitas butir soal terhadap hasil belajar dalam asesmen berbasis TIK pada SMA Negeri di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini melibatkan 279 murid dari enam sekolah sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert empat poin. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji korelasi, uji asumsi klasik (normalitas, linearitas, dan heteroskedastisitas), serta analisis regresi linear berganda. Hasil analisis deskriptif menunjukkan respons murid terhadap aplikasi TIK (mean 25,15), respons butir soal (23,95), dan hasil belajar (25,82) berada pada kategori sedang, sementara integritas akademik (29,80) berkategori tinggi. Uji simultan membuktikan ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dengan kontribusi 43,3% (R2=0,433), menunjukkan hubungan yang kuat. Namun secara parsial, hanya respons terhadap butir soal yang menjadi variabel paling dominan dan signifikan (t=12,460; p=0,000). Sebaliknya, integrasi media digital dan integritas akademik tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa capaian hasil belajar dalam asesmen berbasis TIK lebih ditentukan oleh kualitas substansi instrumen (butir soal) dibandingkan penggunaan aplikasi dan faktor integritas murid.
Copyrights © 2026