Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode latihan Lob Shoot dan Lob Stop-Shoot terhadap peningkatan ketepatan shooting pada pemain futsal Club Tangsah FC Desa Pringgasela, serta menentukan metode yang paling efektif di antara kedua perlakuan dan kelompok kontrol. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu (quasi-experimental) dengan rancangan pretest–posttest tiga kelompok. Subjek penelitian berjumlah 30 pemain laki-laki yang dibagi ke dalam tiga kelompok (masing-masing 10 orang) menggunakan teknik sampling jenuh. Dua kelompok eksperimen masing-masing mendapatkan perlakuan latihan Lob Shoot dan Lob Stop-Shoot, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan khusus. Data dikumpulkan melalui tes ketepatan shooting pada tahap pretest dan posttest. Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji homogenitas Levene untuk memenuhi prasyarat analisis, yang menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen (p > 0,05). Uji paired t-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok Lob Shoot (mean 10,3 menjadi 13,3; p < 0,05) dan kelompok Lob Stop-Shoot (mean 9,9 menjadi 11,9; p < 0,05). Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p < 0,05), dan uji lanjut Tukey HSD mengonfirmasi bahwa metode Lob Shoot lebih efektif dibandingkan Lob Stop-Shoot maupun kelompok kontrol. Dengan demikian, metode latihan Lob Shoot direkomendasikan sebagai strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan ketepatan shooting pemain futsal.
Copyrights © 2026