Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun. pencegahan stunting hendaknya dimulai sejak remaja, salah satunya dengan pemberian edukasi kesehatan reproduksi. Terdapat beberapa media pembelajaran salah satunya yaitu video animasi, penggunaan media video animasi dalam pemberian edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan reproduksi melalui media animasi dalam upaya preventif stunting. Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperimental dengan desain non randomized pre posttest control group design dengan jadi total 44 responden untuk kelompok intervensi dan 44 untuk kelompok kontrol. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan saat pretets dan posttest pada remaja setelah diberikan intervensi. Hal tersebut dibuktikan juga dengan uji statistik bahwa ada perbedaan pengetahuan dan sikap pada remaja sebelum dan setelah dilakukan edukasi kesehatan reproduksi melalui animasi dalam upaya preventif stunting. Media animasi dapat membuat remaja memahami pesan yang disampaikan. Pada penelitian ini media animasi terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja dalam upaya preventif stunting.
Copyrights © 2026