Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rendahnya rasa percaya diri terhadap keaktifan dan disiplin belajar siswa di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei korelasional. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket menggunakan skala Likert kepada siswa sebagai responden. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji regresi, uji-t, dan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat rasa percaya diri, keaktifan, dan disiplin belajar siswa berada pada kategori sedang dengan persentase rata-rata sebesar 70%. Indikator tertinggi terdapat pada kepatuhan terhadap tata tertib sekolah sebesar 82%, sedangkan indikator terendah terdapat pada rasa percaya diri setelah melakukan kesalahan sebesar 58%. Hasil uji-t menunjukkan bahwa rasa percaya diri berpengaruh signifikan terhadap keaktifan dan disiplin belajar siswa. Siswa yang memiliki rasa percaya diri tinggi cenderung lebih aktif dalam pembelajaran dan lebih disiplin dalam menjalankan tanggung jawab belajar. Dengan demikian, rasa percaya diri memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran di sekolah.
Copyrights © 2026