ABSTRACT Street children are a vulnerable population with a high risk of experiencing health problems due to limited access to healthcare services, unhealthy living environments, and inadequate knowledge regarding healthy behaviors. These conditions may affect their growth, development, and overall quality of life. This Community Service Program aimed to improve the health status and knowledge of street children through health examinations and health education activities. The program included basic health screenings, nutritional status assessments, education on clean and healthy living behaviors, and health counseling. A total of 35 street children in Makassar City participated in the activity. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to assess knowledge improvement. The results showed an increase in the average knowledge score from 54.3 before the intervention to 85.6 after the intervention. Several health issues were identified, including poor personal hygiene, mild respiratory infections, and undernutrition among some participants. The health assistance program effectively improved awareness regarding personal health maintenance. Similar programs should be conducted continuously with multisectoral collaboration to improve the health status of street children. Keywords: Street Children, Health Screening, Health Education, Healthy Behavior, ABSTRAK Anak jalanan merupakan kelompok rentan yang memiliki risiko tinggi mengalami berbagai masalah kesehatan akibat keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan, lingkungan yang kurang sehat, serta rendahnya pengetahuan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Kondisi tersebut dapat berdampak pada pertumbuhan, perkembangan, dan kualitas hidup anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan status kesehatan dan pengetahuan anak jalanan melalui pemeriksaan kesehatan serta edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan melalui pemeriksaan kesehatan dasar, pengukuran status gizi, edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pemberian konseling kesehatan. Sasaran kegiatan adalah 35 anak jalanan yang berada di wilayah Kota Makassar. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 54,3 menjadi 85,6 setelah edukasi. Selain itu, ditemukan beberapa masalah kesehatan seperti kebersihan diri yang kurang, keluhan infeksi saluran pernapasan ringan, dan status gizi kurang pada sebagian peserta. Kegiatan pendampingan kesehatan terbukti mampu meningkatkan kesadaran anak jalanan terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri. Program serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak untuk meningkatkan derajat kesehatan anak jalanan. Kata Kunci: Anak Jalanan, Pemeriksaan Kesehatan, Edukasi Kesehatan, PHBS
Copyrights © 2026