Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan Upaya Pencegahan Penyakit Infeksi HIV/AIDS Pada Keluarga Kelurahan Batua Wilayah Kerja Puskesmas Batua Makassar Rachmat Ramli; Adi Hermawan
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2022): Maret: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v2i1.327

Abstract

One of the main contributors to the global spread of HIV is migrant workers. The purpose of this community service is to determine whether the community's efforts, especially at the Batua Health Center, prevent HIV/AIDS in families at risk of HIV/AIDS. This research was conducted with a cross-sectional design with a quantitative approach. The study population was all patients who visited Batua Health Center, and 94 samples were taken. Data collection was carried out in August-September 2020. Data analysis included univariate and bivariate analysis. The results of this study indicate that individual characteristics, adolescent behavior p = 0.486, sources of information p = 0.680, knowledge p = 0.003, and attitudes p = 0.589 relationship with adolescent behavior toward HIV/AIDS. Knowledge with p = 0.865 shows no significant relationship between knowledge and risk behavior toward HIV/AIDS.
Analisis Faktor Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Kejadian Gigi Berlubang pada Usia Anak Sekolah Andi Kamal M. Sallo; Rachmat Ramli; Rahmat Pannyiwi; Rezqiqah Aulia Rahmat; Anisa Purnamasari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2508

Abstract

Masalah gigi berlubang pada anak sekolah merupakan salah satu permasalahan kesehatan gigi yang prevalensinya masih tinggi. Perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut memainkan peran penting dalam pencegahan karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian gigi berlubang pada anak usia sekolah. Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 100 anak sekolah dasar yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian gigi berlubang (p < 0,05). Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan promosi kesehatan gigi pada anak usia sekolah secara berkesinambungan.
PENYULUHAN KESEHATAN PENGGUNAAN LARUTAN JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA) SEBAGAI OBAT KUMUR UNTUK PENGOBATAN RADANG GUSI (GINGIVITIS) Syarifah Wahyuni Al Syarief; Kurniati Nawangwulan; Rachmat Ramli; Mauritz Pandapotan Marpaung; Ainun Mardiah; Eko Prastyo; Rahmat Pannyiwi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.40838

Abstract

Jeruk nipis merupakan buah yang sudah dikenal oleh masyarakat untuk berbagai masakan ini memiliki aktivitas antibakteri, berdasarkan penelitian dari tujuh tanaman yang berasal dari Thailand, ekstrak metanol buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle) memiliki aktivitas antibakteri dengan spektrum paling luas terhadap bakteri Haemopilus somnus lalu diikuti oleh Escherichia coli, Burkholderia sp., dan Haemopilus parasuis. Di dalam buah jeruk nipis terkandung banyak senyawa kimia yang bermanfaat seperti asam sitrat, asam amino (triptofan dan lisin), minyak atsiri (limonene, linalin asetat, geranil asetat, fellandren, sitral, lemon kamfer, kadinen, aktialdehid dan anildehid), vitamin A, B1 dan vitamin C. Metode Pengabdian adalah Penyuluhan Kesehatan Penggunaan Larutan Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) Sebagai Obat Kumur untuk Pengobatan Radang Gusi (Gingivitis) terhadap Masyarakat dalam pembuatan larutan jeruk nipis sebagai obat gingivitis yang berguna untuk menghambat pembentukan plak kepada sasaran Masyarakat yaitu remaja tentang penggunaan obat tradisional untuk mencegah dan mengobati Gingivitis. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk mengetahui efektifitas larutan Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) terhadap penurunan peradangan gingiva. Hasil Setelah dilakukan evaluasiĀ  yaitu dengan melakukan pengamatan pada saat pembuatan larutan jeruk nipis Masyarakat dapat melakukan pembuatan larutan jeruk nipis untuk pengobatan gingivitis.
Pendampingan Kesehatan Anak Jalanan Melalui Pemeriksaan Dan Edukasi Kesehatan Dia Rejeki Utami; Rachmat Ramli; Andi Kamal M. Sallo
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i3.1311

Abstract

ABSTRACT Street children are a vulnerable population with a high risk of experiencing health problems due to limited access to healthcare services, unhealthy living environments, and inadequate knowledge regarding healthy behaviors. These conditions may affect their growth, development, and overall quality of life. This Community Service Program aimed to improve the health status and knowledge of street children through health examinations and health education activities. The program included basic health screenings, nutritional status assessments, education on clean and healthy living behaviors, and health counseling. A total of 35 street children in Makassar City participated in the activity. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to assess knowledge improvement. The results showed an increase in the average knowledge score from 54.3 before the intervention to 85.6 after the intervention. Several health issues were identified, including poor personal hygiene, mild respiratory infections, and undernutrition among some participants. The health assistance program effectively improved awareness regarding personal health maintenance. Similar programs should be conducted continuously with multisectoral collaboration to improve the health status of street children. Keywords: Street Children, Health Screening, Health Education, Healthy Behavior, ABSTRAK Anak jalanan merupakan kelompok rentan yang memiliki risiko tinggi mengalami berbagai masalah kesehatan akibat keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan, lingkungan yang kurang sehat, serta rendahnya pengetahuan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Kondisi tersebut dapat berdampak pada pertumbuhan, perkembangan, dan kualitas hidup anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan status kesehatan dan pengetahuan anak jalanan melalui pemeriksaan kesehatan serta edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan melalui pemeriksaan kesehatan dasar, pengukuran status gizi, edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pemberian konseling kesehatan. Sasaran kegiatan adalah 35 anak jalanan yang berada di wilayah Kota Makassar. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 54,3 menjadi 85,6 setelah edukasi. Selain itu, ditemukan beberapa masalah kesehatan seperti kebersihan diri yang kurang, keluhan infeksi saluran pernapasan ringan, dan status gizi kurang pada sebagian peserta. Kegiatan pendampingan kesehatan terbukti mampu meningkatkan kesadaran anak jalanan terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri. Program serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak untuk meningkatkan derajat kesehatan anak jalanan. Kata Kunci: Anak Jalanan, Pemeriksaan Kesehatan, Edukasi Kesehatan, PHBS
Storytelling Methods by Nurses on Children's Anxiety Levels During Hospitalization Indrayadi Indrayadi; Wahyuni Anwar; Kasmiati Kasmiati; Rachmat Ramli
International Journal of Health Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Hospitalization in children often causes anxiety caused by the new environment, medical procedures, and separation from family. High anxiety can impact the child's psychological condition and hinder the healing process. One non-pharmacological intervention that can be carried out by nurses to reduce children's anxiety is the storytelling method. This study aims to determine the effect of the storytelling method by nurses on children's anxiety levels during hospitalization. The study used a quasi-experimental design with a pretest - posttest approach. The study sample consisted of 40 children undergoing treatment in the pediatric inpatient ward. Measurement of anxiety levels was carried out using a child anxiety scale before and after the storytelling intervention. Data analysis used a paired t- test. The results showed a significant decrease in children's anxiety levels after the storytelling intervention (p < 0.001). It was concluded that the storytelling method is effective in reducing children's anxiety levels during hospitalization. Keywords: Storytelling, Child Anxiety, Hospitalization, Pediatric Nursing
Pendampingan Kesehatan Anak Jalanan Melalui Pemeriksaan Dan Edukasi Kesehatan Dia Rejeki Utami; Rachmat Ramli
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (September)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak jalanan merupakan kelompok rentan yang memiliki risiko tinggi mengalami berbagai masalah kesehatan akibat keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan, lingkungan yang kurang sehat, serta rendahnya pengetahuan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Kondisi tersebut dapat berdampak pada pertumbuhan, perkembangan, dan kualitas hidup anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan status kesehatan dan pengetahuan anak jalanan melalui pemeriksaan kesehatan serta edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan melalui pemeriksaan kesehatan dasar, pengukuran status gizi, edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pemberian konseling kesehatan. Sasaran kegiatan adalah 35 anak jalanan yang berada di wilayah Kota Makassar. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 54,3 menjadi 85,6 setelah edukasi. Selain itu, ditemukan beberapa masalah kesehatan seperti kebersihan diri yang kurang, keluhan infeksi saluran pernapasan ringan, dan status gizi kurang pada sebagian peserta. Kegiatan pendampingan kesehatan terbukti mampu meningkatkan kesadaran anak jalanan terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri. Program serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak untuk meningkatkan derajat kesehatan anak jalanan. Kata Kunci: Anak Jalanan, Pemeriksaan Kesehatan, Edukasi Kesehatan, PHBS
Pelatihan Perawatan Lansia Dengan Demensia: Implementasi Asuhan Keperawatan Di Komunitas Sri Ariyanti; Rachmat Ramli; Trimaya Cahya Mulat; Rahmat Pannyiwi
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i1.872

Abstract

The increasing elderly population in Indonesia has led to a rise in dementia cases, requiring special attention in caregiving. Families and communities play an essential role in maintaining the quality of life of older adults with dementia through community-based nursing care. This community service program aimed to improve family knowledge and skills in providing nursing care for elderly people with dementia in the working area of Puskesmas X. The methods used included interactive lectures, demonstrations, group discussions, and leaflet distribution. Participants consisted of 25 families caring for elderly individuals with mild to moderate dementia. The results showed an 82% increase in participants’ knowledge based on pre- and post-test evaluations. Participants were able to understand the basic concepts of dementia, effective communication techniques, and elderly care principles. This program strengthens the role of families in maintaining cognitive function and emotional well-being among the elderly in the community.
Pelatihan Perawatan Luka Modern Bagi Keluarga Untuk Mencegah Infeksi Di Rumah Suaib Suaib; Siska Wijayanti Pratiwi; Radiah Ilham; Rachmat Ramli
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1020

Abstract

Improper wound care at home can increase the risk of infection and slow the healing process. Families play a crucial role in wound care, especially for patients with chronic wounds or those following medical procedures. Modern wound care emphasizes the principles of hygiene, appropriate dressing use, and infection prevention. This Community Service activity aims to improve families' knowledge and skills in implementing modern wound care to prevent infection at home. Implementation methods included counseling, demonstrations, hands-on practice, and evaluation through pre- and post-tests. The results of the activity demonstrated an increase in families' knowledge and skills in performing safe wound care in accordance with modern principles. This training is expected to reduce the risk of wound infection and improve the quality of wound care at home.
Pelatihan Keluarga Sehat Tentang Imunisasi Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Vaksin (PD3I) Trimaya Cahya Mulat; Rachmat Ramli
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1133

Abstract

ABSTRACT Immunization is an effective health intervention in preventing infectious diseases in children. Vaccine-preventable diseases (VPD3I) such as measles, diphtheria, tetanus, polio, and hepatitis B remain a health problem in several regions due to low immunization coverage. Lack of family knowledge about the benefits of immunization and inaccurate information about vaccines often lead to hesitation in immunizing children. This community service activity aims to increase family knowledge and awareness about the importance of immunization through healthy family training on immunization. Implementation methods included health education, interactive discussions, training on the child immunization schedule, and pre- and post-activity knowledge evaluations. The results of the activity showed an increase in family knowledge and positive attitudes toward immunization. The healthy family training has proven effective in raising public awareness about the importance of immunization as a preventative measure for vaccine-preventable diseases. Keywords: Immunization, PD3I, Health Promotion, Healthy Family ABSTRAK Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang efektif dalam mencegah penyakit menular pada anak. Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) seperti campak, difteri, tetanus, polio, dan hepatitis B masih menjadi masalah kesehatan di beberapa wilayah akibat rendahnya cakupan imunisasi. Kurangnya pengetahuan keluarga mengenai manfaat imunisasi dan adanya informasi yang tidak tepat mengenai vaksin seringkali menyebabkan keraguan dalam memberikan imunisasi kepada anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran keluarga mengenai pentingnya imunisasi melalui pelatihan keluarga sehat tentang imunisasi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, pelatihan mengenai jadwal imunisasi anak, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap positif keluarga terhadap imunisasi. Pelatihan keluarga sehat terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya imunisasi sebagai upaya pencegahan penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Kata Kunci: Imunisasi, PD3I, Promosi Kesehatan, Keluarga Sehat