Pembelajaran kolaboratif menuntut keterlibatan aktif siswa dalam membangun pemahaman bersama, namun pada praktiknya masih ditemukan dominasi siswa tertentu dan rendahnya partisipasi sebagian siswa. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah integrasi metode Jigsaw dengan Mind Mapping. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan integrasi metode Jigsaw dan Mind Mapping dalam pembelajaran kolaboratif serta mengidentifikasi potensi, tantangan, dan implikasinya dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi pembelajaran dan wawancara mendalam terhadap satu guru kelas di SD BAS. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kelompok yang selama ini diterapkan masih menghadapi kendala berupa ketimpangan peran siswa dan kurang terstrukturnya hasil belajar kelompok. Integrasi metode Jigsaw dan Mind Mapping dipandang mampu meningkatkan tanggung jawab individu, memperkuat kolaborasi antar siswa, serta membantu siswa menyusun pemahaman secara visual dan sistematis. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi kedua metode tersebut berpotensi menjadi strategi pembelajaran kolaboratif yang efektif dan kontekstual bagi siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026