Artikel ini membahas peran penting keluarga dan gereja dalam mengatasi masalah Bullying melalui kolaborasi yang efektif dalam membentuk karakter Kristen bagi generasi Z. Keluarga, sebagai unit sosial pertama bagi anak, memiliki tanggung jawab untuk menanamkan nilai-nilai moral dan empati, sementara gereja menyediakan bimbingan spiritual dan moral yang memperkuat pendidikan karakter ini. Sinergi antara kedua institusi ini menciptakan lingkungan yang mendukung bagi perkembangan anak, membekali mereka dengan keterampilan sosial dan emosional yang diperlukan untuk menghadapi Bullying. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dipilih sebagai metode dalam mengumpulkan data, dalam penelitian ini penerapan metode ini mampu mengakomodir peniliti untuk menarik Kesimpulan dan menjawab hipotesa yang telah peneliti rangkum. Artikel ini juga mengeksplorasi tantangan yang dihadapi dalam kolaborasi ini dan menawarkan solusi praktis untuk mengatasinya, dengan tujuan membentuk generasi muda yang kuat, berintegritas, dan siap melayani sesuai dengan ajaran Kristiani
Copyrights © 2026