Abstrak. Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda pengerjaan tugas secara sengaja dan berulang yang dapat berdampak negatif terhadap kinerja akademik dan kesejahteraan psikologis mahasiswa. Penelitiaan ini ingin melihat bagaimana pengaruh kecerdasan emosional dan efikasi diri terhadap prokrastinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional dan efikasi diri akademik terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa Universitas Muslim Indonesia, khususnya Fakultas Agama Islam.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei non-eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 203 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 160 mahasiswa yang diperoleh melalui teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah Multidimensional Academic Procrastination Scale (MAPS-15) untuk mengukur prokrastinasi akademik, Academic Self Efficacy (ASE) untuk mengukur efikasi diri akademik, dan Wong and Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS) untuk mengukur kecerdasan emosional. Data dianalisis menggunakan analisis regresi ganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan efikasi diri akademik berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan psikologi pendidikan serta menjadi dasar penyusunan intervensi untuk menurunkan prokrastinasi akademik melalui peningkatan kecerdasan emosional dan efikasi diri akademik. Kata Kunci: Prokrastinasi akademik, kecerdasan emosional, efikasi diri akademik.
Copyrights © 2026