Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran
Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026

Penguatan Self-Efficacy Karier Siswa SMK melalui Layanan Bimbingan Kelompok Berbasis Modeling Simbolik dan Kearifan Lokal

Yulya Ambara Widhiyanti (Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia)
Wiryo Nuryono (Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia)
Elisabeth Christiana (Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Self-efficacy karier merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kesiapan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam merencanakan masa depan dan menghadapi dunia kerja. Rendahnya self-efficacy karier menyebabkan siswa mengalami keraguan dalam menentukan pilihan karier, kurang percaya diri, serta kesulitan mengambil keputusan karier secara mandiri. Oleh karena itu, diperlukan layanan bimbingan dan konseling yang inovatif, kontekstual, dan dekat dengan kehidupan siswa melalui integrasi nilai budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolik berbasis nilai-nilai Kyai Ageng Kembang Sore dalam meningkatkan self-efficacy karier siswa SMK. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui tahapan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Sumber data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku referensi, prosiding, serta literatur terkait self-efficacy, bimbingan kelompok, modeling simbolik, dan nilai budaya lokal Kyai Ageng Kembang Sore. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitik menggunakan content analysis untuk mengintegrasikan teori Social Cognitive Theory Albert Bandura dengan nilai-nilai budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik modeling simbolik berbasis kisah inspiratif Kyai Ageng Kembang Sore mampu memperkuat empat sumber self-efficacy, yaitu mastery experience, vicarious experience, verbal persuasion, serta physiological and emotional states. Pendekatan berbasis budaya lokal dinilai lebih kontekstual dan mudah diinternalisasi siswa karena memiliki kedekatan emosional dan kultural dengan kehidupan mereka. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa layanan bimbingan dan konseling berbasis kearifan lokal dapat menjadi alternatif strategis dalam meningkatkan self-efficacy karier siswa SMK secara lebih holistik, bermakna, dan berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jrip

Publisher

Subject

Chemistry Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Other

Description

Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran (JRIP) adalah jurnal penelitian dan pengembangan kependidikan yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia). Tujuan artikel ini adalah untuk mempublikasikan penelitian atau kajian kritis dibidang kependidikan dengan ...