Evaluasi autentik dalam Pendidikan Agama Kristen menjadi pendekatan yang relevan karena tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik peserta didik, tetapi juga pada pembentukan iman. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran evaluasi autentik sebagai sarana pembentukan iman dalam konteks Pendidikan Agama Kristen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode kajian literatur dengan memanfaatkan berbagai sumber ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui tahapan identifikasi literatur, pengodean, pengelompokan tema, dan sintesis konseptual. Hasil kajian mengidentifikasi tiga tema utama, yaitu evaluasi autentik sebagai sarana refleksi dan pertumbuhan iman, implementasinya melalui aktivitas pembelajaran yang kontekstual dan partisipatif, serta tantangan dalam menilai perkembangan spiritual peserta didik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa evaluasi autentik tidak hanya berfungsi sebagai instrumen penilaian hasil belajar, tetapi juga sebagai pendekatan pedagogis yang membantu peserta didik menginternalisasi nilai-nilai Kristiani dan merefleksikan pengalaman iman dalam kehidupan sehari-hari. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan pemahaman bahwa evaluasi autentik merupakan bagian integral dari proses pembentukan iman dalam Pendidikan Agama Kristen, bukan sekadar alat ukur pencapaian akademik.
Copyrights © 2026