Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Terjerat Hukum dalam Tugas Mendidik : Peran PAK Menyikapi Hasil Potret Pendidikan di Era Generasi Z: Penelitian Rame Irma Ida; Antasari Simamora; Novita Ester Marlina Zebua; Riris Fitriyani Br Tanggang; Iwanti Hia
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.310

Abstract

Fenomena kriminalisasi guru saat mendisiplinkan siswa semakin marak, mengubah persepsi profesi guru menjadi sangat rentan terhadap perkara hukum. Kondisi ini diperparah oleh benturan antara metode pendisiplinan konvensional dengan karakteristik unik Generasi Z serta ancaman UU Perlindungan Anak. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan konsep servant leader sebagai strategi alternatif bagi guru dalam mendisiplinkan siswa guna meminimalisir risiko hukum dan memulihkan integritas pendidik. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan disiplin otoriter tidak lagi relevan. untuk itu, Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) dipanggil menjadi servant leader yang meneladani Kristus, mengutamakan kasih, dan pemulihan karakter dalam mendisiplinkan siswa, bukan sekadar hukuman fisik. Adapun kesimpulannya ialah menempatkan guru sebagai teladan moral yang tegas namun penuh empati, menjembatani etika Kristen dan koridor hukum, serta mengembalikan esensi pendidikan tanpa rasa takut akan jerat pidana
Evaluasi Autentik dalam Pendidikan Agama Kristen sebagai Sarana Pembentukan Iman: Sebuah Kajian Literatur Desetina Harefa; Iwanti Hia; Nuniati Gulo; Men Frius Laoli; Vicky Marulitua Lubis; Basilius Berkat Ulang Tahun Gulo
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2026): June
Publisher : Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v3i2.140-158

Abstract

Evaluasi autentik dalam Pendidikan Agama Kristen menjadi pendekatan yang relevan karena tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik peserta didik, tetapi juga pada pembentukan iman. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran evaluasi autentik sebagai sarana pembentukan iman dalam konteks Pendidikan Agama Kristen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode kajian literatur dengan memanfaatkan berbagai sumber ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui tahapan identifikasi literatur, pengodean, pengelompokan tema, dan sintesis konseptual. Hasil kajian mengidentifikasi tiga tema utama, yaitu evaluasi autentik sebagai sarana refleksi dan pertumbuhan iman, implementasinya melalui aktivitas pembelajaran yang kontekstual dan partisipatif, serta tantangan dalam menilai perkembangan spiritual peserta didik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa evaluasi autentik tidak hanya berfungsi sebagai instrumen penilaian hasil belajar, tetapi juga sebagai pendekatan pedagogis yang membantu peserta didik menginternalisasi nilai-nilai Kristiani dan merefleksikan pengalaman iman dalam kehidupan sehari-hari. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan pemahaman bahwa evaluasi autentik merupakan bagian integral dari proses pembentukan iman dalam Pendidikan Agama Kristen, bukan sekadar alat ukur pencapaian akademik.
PENGUATAN KETERAMPILAN PENGGUNAAN SMARTPHONE DAN PERANGKAT DIGITAL SECARA BIJAK BAGI REMAJA GBI KAVLING KAMBOJA BATAM Ronald Sianipar; Sadarmauli Purba; Ilustriani Laowo; Desi Mayanti Sormin; Ellesion Grace Elbrita Sitorus; Novita Ester Marlina Zebua; Dewi Christina; Dian Susi Yanti Sitompul; Iwanti Hia; Line Gulo; Riris Fitriyani Br Tanggang; Indah Margaretha Malau
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59187

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola hidup generasi muda, khususnya remaja yang memiliki akses luas terhadap smartphone dan berbagai platform digital. Smartphone tidak lagi digunakan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi telah menjadi bagian penting dalam aktivitas belajar, interaksi sosial, hiburan, hingga pembentukan identitas diri. Di sisi lain, penggunaan perangkat digital yang tidak disertai kemampuan literasi dan pengendalian diri dapat menimbulkan berbagai persoalan, seperti ketergantungan digital, rendahnya etika komunikasi, penyebaran informasi yang tidak benar, serta menurunnya kualitas interaksi sosial dan spiritual. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan keterampilan penggunaan smartphone dan perangkat digital secara bijak bagi remaja GBI Kavling Kamboja Batam. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berupa seminar edukatif, diskusi kelompok, simulasi penggunaan media digital, refleksi nilai, dan pendampingan praktis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai etika digital, pengelolaan waktu penggunaan smartphone, kemampuan menyaring informasi, serta kesadaran dalam menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini juga membantu remaja memahami pentingnya pengendalian diri dan nilai moral dalam aktivitas digital sehari-hari. Program ini membuktikan bahwa pembinaan digital yang terintegrasi dengan pembentukan karakter mampu memberikan dampak positif terhadap pola pikir dan perilaku remaja dalam menghadapi perkembangan teknologi modern