muncul pada leher rahim wanita, adapun deteksi kanker serviks dapat di lakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Banyaknya penderita kanker serviks diakibatkan dari sikap wanita usia subur (WUS) terhadap pencegahan dan kurangnya minat mereka untuk melakukan diagnosis dini. Hal ini disebabkan karena identifikasi dini kanker serviks masih dianggap tabu di kalangan masyarakat. Tujuan dari penelitian untuk menganalisis faktor yang berpengaruh rendahnya minat WUS untuk melakukan IVA dalam upaya mendeteksi kanker serviks Di Puskesmas Natam Aceh Tenggara. Penelitian ini memakai desain penelitian survey analitik dengan cross sectional. Pengambilan dengan Purposive Sampling dengan menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan data meliputi Editing, Coding, Processing, Tabulating. Uji statistika yang digunakan penelitian ini adalah Uji Chi-Square dengan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian diketahui hasil sebagai berikut: terdapat hubungan antara pendidikan (p value= 0,016), pengetahuan (p value= 0,010), sikap (p value= 0,001), dukungan keluarga (p value= 0,002). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan, pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan minat WUS untuk melakukan IVA. Kata kunci: WUS, IVA,Pengetahuan, Dukungan Keluarga
Copyrights © 2026