Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Psychological well-being dengan Self-esteem Mahasiswa Bimbingan dan Konseling yang mengalami Toxic Relatinship di Universitas Negeri Makassar, Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah 215 mahasiswa bimbingan dan konseling (BK) yang berpacaran, sedangkan pengambilan sampel ini menggunakan teknik non-probability dengan metode Porposive Sampling, sampel dalam penelitian ini sebanyak 142 Mahasiswa Bk yang mengalami toxic relationship. Instrumen penelitian ini berupa skala toxic relationship (Fuller), skala Psychological well-being (Ryff), serta skala self-esteem (Rosenberg) yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara mahasiswa laki-laki dan perempuan dalam hal tingkat Psychological well-being maupun self-esteem. Dari Hasil Uji Perbandingan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara mahasiswa Bimbingan dan konseling (BK) laki-laki dan perempuan dalam hal tingkat Psychological well-being maupun self-esteem. Hal ini menegaskan bahwa fenomena toxic relationship, Psychological well-being dan self-esteem tidak semata-mata ditentukan oleh gender melainkan oleh faktor personal, emosional, sosial, dan lingkungan.
Copyrights © 2026