Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah nanas menjadi produk pangan fungsional guna meningkatkan nilai tambah komoditas lokal di Kelurahan Gantarangkeke yang merupakan sentra produksi nanas di Kabupaten Bantaeng. Permasalahan utama mitra meliputi rendahnya diversifikasi produk nanas, keterbatasan keterampilan pengolahan pangan, minimnya pemahaman mengenai pemasaran produk, serta rendahnya pemanfaatan teknologi dalam pengembangan usaha berbasis komoditas lokal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan community organizing yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan program, penyuluhan, pelatihan praktik, pendampingan usaha, serta monitoring dan evaluasi. Pelatihan difokuskan pada pembuatan berbagai produk olahan nanas seperti selai, minuman sari nanas, dan buah potong siap jual, disertai pendampingan terkait pengemasan, pelabelan, pencatatan usaha, dan pemasaran digital. Kegiatan diikuti oleh 15 ibu rumah tangga. Hasil evaluasi melalui observasi dan wawancara menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pengolahan pangan fungsional dan pemasaran produk. Peserta berhasil menghasilkan tiga jenis produk olahan nanas, yaitu selai nanas, minuman sari nanas, dan buah potong siap jual. Selain itu, peserta mulai menerapkan teknik pengemasan dan pelabelan produk serta memahami dasar pemasaran digital untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. Program ini juga mendorong tumbuhnya motivasi berwirausaha, peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi produktif, serta penguatan kesadaran akan pentingnya inovasi dan hilirisasi komoditas lokal. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat berbasis agroindustri rumah tangga serta mendukung pengembangan UMKM pangan lokal yang lebih inovatif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Copyrights © 2026