Journal of Contemporary Gender and Child Studies
Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)

Penguatan Diri dan Kesehatan Emosional Melalui Kegiatan ART Therapy pada Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas II A Semarang

Niswatul Baroroh (Universitas Negeri Semarang)
Ayu Priyantri Rahmatika (Universitas Negeri Semarang)
Gabriell Phallanges Ratu May Tasir (Universitas Negeri Semarang)
Sigit Hariyadi (Universitas Negeri Semarang)
Ashari Mahfud (Universitas Negeri Semarang)
Awalya Awalya (Universitas Negeri Semarang)



Article Info

Publish Date
28 May 2026

Abstract

Warga binaan perempuan di lembaga pemasyarakatan rentan mengalami tekanan psikologis yang dapat memengaruhi kesehatan emosional, regulasi emosi, dan efikasi diri. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan yang mampu membantu peserta mengenali dan mengekspresikan emosi secara sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesehatan emosional warga binaan melalui pendekatan art therapy di Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang. Metode kegiatan dilakukan melalui seminar interaktif, diskusi, refleksi diri, dan praktik art therapy yang terdiri dari kotak emosi, menggambar bersama, serta membentuk kembali potongan kertas menjadi karya baru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih mampu mengenali emosi, mengekspresikan perasaan secara positif, serta menunjukkan peningkatan rasa percaya diri dan harapan terhadap masa depan. Sekitar 88% peserta merasa lebih lega setelah mengikuti kegiatan dan 82% peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa art therapy dapat menjadi media yang efektif dalam mendukung regulasi emosi, penguatan diri, dan kesehatan emosional warga binaan perempuan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jcgcs

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences Other

Description

journal of contemporary gender and child studies is the study of gender and children, especially on gender and mainstreaming and childrens rights both in the ...