JIFTK (Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan)
Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol. 4 No. 2 2026

Profil Pasien dan Penggunaan Antibiotik pada Pasien Pneumonia Rawat Inap di Rumah Sakit X Bekasi Periode Oktober - Desember 2024

Honey Iskandar (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)
Siti Aisyah (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)
Choirunisa Nurul Huda (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)



Article Info

Publish Date
31 May 2026

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di berbagai kelompok usia, termasuk di Indonesia, dan terus menjadi tantangan serius dalam sistem pelayanan kesehatan. Tingginya prevalensi pneumonia, khususnya pada pasien usia lanjut, memerlukan penatalaksanaan yang tepat, terutama dalam penggunaan antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional berkontribusi terhadap meningkatnya resistensi antimikroba, yang mengancam efektivitas pengobatan infeksi di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profil Pasien dan Penggunaan Antibiotik pada Pasien Pneumonia Rawat Inap di Rumah Sakit X Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Data sekunder diambil dari rekam medis dan lembar resep pasien selama bulan Oktober-Desember 2024. Berdasarkan hasil penelitian profil pasien dan penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia rawat inap di Rumah Sakit X Bekasi yang telah di lakukan dapat disimpulkan bahwa pasien pneumonia yang paling banyak pasien laki-laki (55,29%), dengan kelompok usia terbanyak berada pada rentang 19–59 tahun (44,71%), Antibiotik tunggal yang paling banyak digunakan adalah Levofloxacin dari golongan Fluorokuinolon (53,59%). Kombinasi antibiotik yang paling sering digunakan adalah Levofloxacin + Cefoperazone (31,58%) dari golongan Fluorokuinolon dan Sefalosporin generasi ketiga. Durasi pemberian antibiotik paling banyak adalah <3 hari (52,77%). Dapat disimpulkan bahwa mayoritas pasien pneumonia rawat inap di RS X Bekasi adalah laki-laki usia 19–59 tahun. Levofloxacin merupakan antibiotik tunggal yang paling sering digunakan, dan kombinasi Levofloxacin + Cefoperazone paling banyak dipakai dalam terapi kombinasi. Durasi pemberian antibiotik terbanyak adalah kurang dari 3 hari.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

journals

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Organisasi Farmasi, Kedokteran, Kimia Organik Sintetis, Kimia Organik Bahan Alami, Biokimia, Analisis Kimia, Kimia Fisik, Biologi, Mikrobiologi, Kultur Jaringan, Botani dan hewan yang terkait dengan produk farmasi, Keperawatan, Kebidanan, Analis Kesehatan, Nutrisi dan Kesehatan ...