Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian asesmen pembelajaran Bahasa Indonesia dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain evaluatif berbasis constructive alignment. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen instrumen asesmen, wawancara, dan observasi terbatas. Subjek penelitian adalah guru Bahasa Indonesia pada satuan pendidikan yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Data dianalisis melalui teknik reduksi, kategorisasi, dan interpretasi, serta didukung dengan kuantifikasi persentase tingkat kesesuaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian asesmen berada pada kategori sedang (56%). Dimensi bernalar kritis dan kreatif memiliki tingkat kesesuaian tinggi, sementara dimensi beriman dan bertakwa, berkebinekaan global, serta gotong royong masih rendah dan belum terakomodasi secara eksplisit dalam instrumen asesmen. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan kurikulum dan praktik asesmen. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan instrumen asesmen yang lebih holistik dan integratif serta penguatan literasi asesmen guru untuk mendukung implementasi pembelajaran berbasis karakter.
Copyrights © 2026