“Rendahnya hasil belajar dan keterlibatan murid pada pembelajaran IPAS materi keanekaragaman budaya dan kearifan lokal di SDN 03 Sedayulawas disebabkan oleh penggunaan media yang kurang interaktif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji validitas media Pop-Up Book Digital berbasis kearifan lokal pada siswa kelas IV sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen penelitian berupa angket validasi yang diberikan kepada ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa untuk menilai kelayakan produk, yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh tingkat validitas dari ahli media sebesar 100% dengan kategori sangat valid, ahli materi sebesar 66,7% dengan kategori valid, dan ahli bahasa sebesar 67,5% dengan kategori valid. Berdasarkan hasil validasi secara keseluruhan, media yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dengan revisi kecil. Media yang dikembangkan mampu menyajikan materi secara visual, interaktif, dan kontekstual sesuai karakteristik peserta didik sekolah dasar. Dengan demikian, media Pop-Up Book Digital dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran IPAS dan diharapkan dapat mendukung peningkatan hasil belajar, keterlibatan, dan keaktifan peserta didik dalam memahami keberagaman budaya dan kearifan lokal.
Copyrights © 2026