Penelitian ini memotret realitas keterlibatan peserta didik kelas V MI Muhara dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dihimpun lewat observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil studi menunjukkan bahwa aktivitas pembelajaran sudah berjalan kondusif menggunakan kombinasi ceramah, tanya jawab, dan diskusi ringan. Meski mayoritas siswa menunjukkan antusiasme, ketidakpastian rasa percaya diri untuk bertanya dan berargumen masih menjadi catatan di kelas. Hambatan laten yang ditemukan berakar pada minimnya variasi media dan anggapan bahwa sejarah adalah materi yang menjemukan. Guru menyiasati hal ini lewat pemancing berupa pertanyaan interaktif serta kontekstualisasi materi dengan kehidupan sehari-hari. Studi ini merekomendasikan perlunya diversifikasi strategi dan media interaktif agar SKI tidak lagi sekadar menjadi mata pelajaran hafalan, melainkan ruang belajar yang hidup.
Copyrights © 2026