Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan kognitif, melainkan juga sebagai instrumen strategis dalam menginternalisasikan nilai-nilai akhlak mulia melalui kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW. Namun, fluktuasi fokus belajar peserta didik serta keterbatasan variasi media sering kali menjadi hambatan dalam efektivitas penanaman nilai tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran SKI, efektivitas metode dan media yang digunakan, respon peserta didik, serta kendala operasional yang dihadapi dalam pembentukan akhlak siswa Kelas III di MIS Hujungtiwu 2. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai akhlak berjalan dengan baik melalui perpaduan metode ceramah-storytelling serta optimalisasi media audio-visual berbasis video animasi YouTube. Kombinasi ini terbukti signifikan dalam meningkatkan antusiasme dan fokus belajar siswa. Kendala yang dihadapi berupa perilaku peserta didik yang kurang fokus dapat direduksi melalui pendekatan kuratif guru secara interaktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran SKI berbasis kisah keteladanan efektif berkontribusi dalam pembentukan karakter Islami peserta didik melalui mekanisme imitasi perilaku profetik.
Copyrights © 2026