Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi pola interaksi sosial remaja dan berdampak pada menurunnya empati serta kepedulian sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) sebagai latar sosial dalam mengembangkan sikap sosial remaja serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengurus, pembina, dan anggota aktif IPNU di Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPNU berperan signifikan sebagai lingkungan pendidikan Islam nonformal dalam membentuk sikap empati, tanggung jawab, solidaritas, dan kepedulian sosial remaja melalui kegiatan kaderisasi, pembiasaan keagamaan, dan aktivitas sosial kemasyarakatan. Faktor pendukung meliputi budaya keagamaan yang kuat dan struktur organisasi yang sistematis, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu anggota dan pengaruh media digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa organisasi IPNU efektif menjadi ruang pembelajaran sosial yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pengalaman sosial langsung.
Copyrights © 2026