Keterampilan problem solving dan negosiasi merupakan dua kompetensi kritis dalam pendidikan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren, metode, dan temuan penelitian tentang keterampilan problem solving dan negosiasi dalam konteks pendidikan di Indonesia, serta merumuskan solusi untuk peningkatannya. Dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman Kitchenham dan Charters (2007), sebanyak 15 jurnal terindeks yang dipublikasikan dari tahun 2015 hingga 2024 dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran STEM, dan creative problem solving paling banyak digunakan; (2) metode kualitatif deskriptif mendominasi penelitian; (3) keterampilan menulis teks negosiasi di SMK dan SMA meningkat signifikan melalui model pembelajaran inovatif; dan (4) media multimodal dan audio visual meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa. Solusi yang ditawarkan meliputi: 1) Implementasi model pembelajaran student-centered seperti PBL dan CPS; 2) Integrasi pelatihan keterampilan negosiasi dalam kurikulum sekolah; 3) Pemanfaatan media multimodal untuk mengakomodasi gaya belajar yang beragam; 4) Penguatan kolaborasi antara guru, lembaga, dan pembuat kebijakan.
Copyrights © 2026