Motivasi belajar merupakan salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran matematika, namun sebagian siswa masih menganggap matematika sebagai mata pelajaran yang sulit, sehingga mengurangi antusiasme mereka dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepribadian guru matematika terhadap motivasi belajar siswa dari perspektif guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan dilakukan pada tahun 2026 di dua sekolah menegah atas. Subjek penelitian terdiri dari dua guru matematika senior yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Validitas data dicapai melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian guru berperan dalam meningkatkan motivasi belajar dan kepercayaan diri siswa melalui kemampuan beradaptasi dengan pendekatan pembelajaran, sikap ramah dan sabar, empati, apresiasi, dan antusiasme dalam mengajar. Temuan ini menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif yang dapat mendukung keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika.
Copyrights © 2026