Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apa yang menyebabkan perilaku bullying dan bagaimana hal tersebut berdampak pada kecerdasan. Fenomena yang terungkap di sekolah dasar berdampak pada perkembangan psikososial anak, terutama dalam hal hubungan sosial dan kemampuan berinteraksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan siswa, guru, dan orang tua siswa. analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi, display dan penarikan kesimpulan. keabsahan data menggunakan triangulasi, ketekunan peneliti dan perpanjangan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh lingkungan keluarga, pola asuh yang otoriter, kekurangan pengawasan guru, dan ketimpangan status sosial di antara siswa adalah penyebab utama pemahaman. Kecerdasan peserta sosial dipengaruhi oleh perilaku bullying. Hal ini terlihat pada penurunan kemampuan untuk berempati, kesulitan dalam berteman, dan peningkatan kecenderungan untuk menarik diri dari lingkungan sosial. Hasilnya menunjukkan bahwa pencegahan dan penanganan bullying harus dilakukan melalui pendekatan edukatif, pelibatan orang tua, dan program bimbingan konseling di sekolah
Copyrights © 2026