Pembelajaran ecoprint di MTs Ibnu Sina Yogyakarta merupakan program unggulan yang bertujuan membekali siswa dengan keterampilan produktif. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa proses pembelajaran belum optimal karena siswa kurang aktif, kegiatan belum terstruktur, dan penerapan Project Based Learning (PjBL) belum mengikuti sintak yang seharusnya. Ketiadaan modul ajar juga membuat siswa tidak memiliki pedoman belajar mandiri, sehingga tahapan desain dan praktik ecoprint belum berlangsung secara runtut. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya bahan ajar yang mampu mengarahkan pembelajaran secara sistematis, kolaboratif, dan berorientasi pada proyek. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar ecoprint berbasis desain dengan model PjBL serta mengetahui tingkat kelayakannya sebagai bahan ajar pada mata pelajaran keterampilan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) model 4D, meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli dan angket respons siswa dianalisis menggunakan Aiken’s V, Cronbach’s Alpha, dan persentase kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan modul ajar berada pada kategori sangat tinggi dengan validitas dan reliabilitas tinggi, ditunjukkan oleh kelayakan ahli materi 98%, ahli tampilan 96%, ahli pembelajaran 100%, serta respons siswa 82,7%.
Copyrights © 2026