Kasus jual beli skripsi, tesis, disertasi serta berbagai karya ilmiah lainnya melalui pedagang kaki lima yang banyak terungkap di "kota pelajar" Yogyakarta pada akhir-akhir ini; yang kemungkinan juga terjadi di kota-kota lain, kini mulai ramai menjadi bahan pembicaraan yang cukup aktual.          Tidak kurang dari para birokrat akademik sendiri, seperti Dirjen Dikti Soekadji Ranoewihardjo; Kepala Balitbang Dikbud Harsja W. Bachtiar; sampai Mendikbud Fuad Hassan sendiri ikut terlibat didalamnya. Dengan adanya keterlibatan dari para "tokoh" dengan berbagai ragam pendapatnya telah menjadikan masalah ini sebagai sebuah "polemik kecil".          Sebagian dari mereka berpendapat bahwa jual beli karya ilmiah melalui pedagang kaki lima memang tidak membawa masalah, justru hal ini merupakan media pemerataan penyebaran informasi ilmiah; meski Mendikbud Fuad Hassan sendiri masih mempertanyakan apakah cara ini merupakan cara yang terbaik dalam penyebaran informasi.          Sementara itu pendapat yang lain mengatakan bahwa jual beli skripsi, tesis, dsb di sembarang tempat adalah kurang pada tempatnya; hal ini mengingat bahwa skripsi, tesis, dsb bersifat unpublished (tidak dipublikasikan).
Copyrights © 1987