Rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa serta belum optimalnya instrumen evaluasi pada materi jaring-jaring bangun ruang menjadi latar belakang penelitian ini. Instrumen yang digunakan dalam pembelajaran masih cenderung mengukur kemampuan prosedural sehingga belum mampu menggambarkan pemahaman konsep siswa secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes pemahaman konsep pada materi mengurai dan mengkonstruk jaring-jaring kubus dan balok siswa Fase C serta mengetahui kualitas instrumen yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas VI sebanyak 61 oraang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui validasi ahli dan uji coba instrumen, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan bantuan aplikasi ANATES V4 untuk menguji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 butir soal yang dikembangkan, sebanyak 12 butir soal dinyatakan valid dan layak digunakan. Nilai reliabilitas instrumen sebesar 078 termasuk kategori tinggi. Selain itu sebagian besar soal memiliki tingkat kesukaran sedang dan daya pembeda yang baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan layak digunakan sebagai alat evaluasi untuk mengukur pemahaman konsep jaring-jaring bangun ruang pada siswa Fase C.
Copyrights © 2026