Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan kendala yang dialami siswa dalam keterampilan bercerita pada materi cerita rakyat Jawa di SDN Mangkubumen Lor Nomor 15 Surakarta. Penelitian ini berawal dari rasa ingin tahu peneliti tentang tantangan dan hambatan yang dialami dalam mengembangkan keterampilan bercerita, khususnya dalam konteks bahasa Jawa. Peneliti memilih mata pelajaran bahasa Jawa karena bahasa Jawa merupakan bahasa ibu yang jarang digunakan oleh siswa, terutama di daerah perkotaan. Selain itu, penelitian ini merupakan salah satu bentuk pelestarian bahasa Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pemilihan metode ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mengungkap fakta di lapangan selama penelitian berlangsung melalui observasi. Selain menggunakan observasi, penelitian ini juga menggunakan wawancara dan tes sebagai metode pengumpulan data. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan berdasarkan kerangka berpikir Miles dan Huberman yang meliputi proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor tertentu, baik internal maupun eksternal siswa, juga menyebabkan kesulitan dalam menguasai keterampilan bercerita pada sebagian siswa. Kendala tersebut juga dapat berasal dari guru yang kurang bijak dalam memilih metode pembelajaran.
Copyrights © 2025