Sekolah dasar Islam pada umumnya mengintegrasikan kegiatan akademik dengan program keagamaan, salah satunya program tahfidz Al-Qur’an. Integrasi kedua kegiatan tersebut menuntut peserta didik memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik agar dapat menyeimbangkan antara kegiatan akademik dan kegiatan menghafal Al-Qur’an. Namun dalam praktiknya, peserta didik sering menghadapi berbagai tantangan dalam mengatur waktu belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dan solusi manajemen waktu peserta didik dalam menyeimbangkan kegiatan akademik dan program tahfidz di SD Al-Islam 2 Jamsaren Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari peserta didik kelas V, guru tahfidz, dan orang tua peserta didik. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi peserta didik dalam menyeimbangkan kegiatan akademik dan program tahfidz meliputi rendahnya kesadaran akan pentingnya belajar, kurangnya kedisiplinan dalam menepati jadwal belajar, pengaruh lingkungan teman sebaya, perkembangan teknologi yang memengaruhi penggunaan waktu belajar, serta kebiasaan bermain. Adapun solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain mentaati saran dari guru, membuat jadwal belajar di rumah, serta mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru secara tepat waktu. Sekolah dasar Islam pada umumnya mengintegrasikan kegiatan akademik dengan program keagamaan, salah satunya program tahfidz Al-Qur’an. Integrasi kedua kegiatan tersebut menuntut peserta didik memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik agar dapat menyeimbangkan antara kegiatan akademik dan kegiatan menghafal Al-Qur’an. Namun dalam praktiknya, peserta didik sering menghadapi berbagai tantangan dalam mengatur waktu belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dan solusi manajemen waktu peserta didik dalam menyeimbangkan kegiatan akademik dan program tahfidz di SD Al-Islam 2 Jamsaren Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari peserta didik kelas V, guru tahfidz, dan orang tua peserta didik. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi peserta didik dalam menyeimbangkan kegiatan akademik dan program tahfidz meliputi rendahnya kesadaran akan pentingnya belajar, kurangnya kedisiplinan dalam menepati jadwal belajar, pengaruh lingkungan teman sebaya, perkembangan teknologi yang memengaruhi penggunaan waktu belajar, serta kebiasaan bermain. Adapun solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain mentaati saran dari guru, membuat jadwal belajar di rumah, serta mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru secara tepat waktu.
Copyrights © 2026