Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Tanah Periuk dalam diversifikasi olahan sagu, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan melalui pelatihan pembuatan produk bernilai ekonomi tinggi menuju terbentuknya "Kampung Sagu". Berdasarkan hasil penelitian (Farisa et al., 2024), Desa Tanah Periuk memiliki potensi 1.200 pohon sagu yang terdiri dari 1.170 sagu Molat dan 30 sagu Tuni yang belum dimanfaatkan secara optimal. Metode pelaksanaan meliputi: (1) Survei dan FGD untuk identifikasi kebutuhan; (2) Sosialisasi tentang potensi ekonomi sagu; dan (3) Pelatihan praktik pembuatan kue kenari dan kue lapis sagu. Kegiatan dilaksanakan pada 23-24 Mei 2024 di Kantor Desa Tanah Periuk dengan melibatkan 15 peserta ibu-ibu PKK dan Teras UMKM Paser sebagai narasumber. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 76% (dari rata-rata skor pre-test 45 menjadi post-test 79), dan 93% peserta mampu mempraktikkan pembuatan kedua produk dengan baik. Sebanyak 11 peserta (73%) menyatakan berminat membuka usaha olahan sagu skala rumah tangga. Program ini berhasil membuka wawasan baru tentang diversifikasi olahan sagu dan menumbuhkan motivasi kewirausahaan di kalangan ibu-ibu PKK Desa Tanah Periuk.Kata kunci: Sagu; Kampung Sagu; Pemberdayaan Masyarakat; Diversifikasi Produk; Kewirausahaan.
Copyrights © 2026