Kemandrian merupakan salah satu aspek sosial emosional yang mengalami perkembangan. Kemandirian membentuk anak berperilaku berperilaku mandiri tanpa bergantung pada orang lain, memiliki rasa inisiatif, mampu menentukan pilihan, bertanggung jawab, dan dapat mengatasi masalah. Faktanya, tidak semua anak memiliki kemandirian yang berkembang secara optimal. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemandirian menggunakan permainan marbel kebiasaan baik pada anak usia 4 – 5 tahun. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik uji validitas data yang digunakan berupa triangulasi sumber dan teknik. Penelitian ini menggunakan Teknik analisis data kualitatif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemandirian pada anak menggunakan kebiasaan permainan marbel dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan persentase rata-rata dari pra tindakan sampai dengan siklus 3 semakin meningkat, diantaranya 1) terdapat 100% anak mampu menjaga kebersihan diri sendiri, 2) terdapat 75% anak yang membuang sampah pada tempatnya, 3) terdapat 75% anak yang mengembalikan mainan pada tempatnya setelah digunakan, 4) terdapat 86,11% anak yang mampu makan sendiri, dan 5) terdapat 83,33% anak yang mampu mandi, BAK, dan BAB dengan bantuan. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan marbel kebiasaan baik dapat meningkatkan kemandirian pada anak usia 4 – 5 tahun.
Copyrights © 2025