Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan tingkat kecanduan smartphone anak usia 5 sampai 6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi antara dua variable. Populasi penelitian ini terdiri dari anak usia 5-6 kelompok B pada TK Aisyiyah 7 Kecamatan Sragen sebanyak 45 anak dan 45 orang tua. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling, yaitu sampel dipilih berdasarkan karakteristik dengan kriteria sampel yang ditentukan agar diperoleh sampel yang representatif Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Validitas instrument menggunakan uji validitas konstruk. Analisis data untuk pengujian hipotesis dengan pearson product moment. Pada taraf signifikasi 0,05 dengan menggunakan spss 25 for windows, hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pola asuh demokratis, otoriter dan permisif dengan tingkat kecanduan smartphone. Dari hasil terlihat koefisien korelasi sebesar 0,466, 0,395 dan 0,506 dan nilai signifikasi dalam uji hipotesis sebesar 0,000<0,05 hal ini dapat diartikan bahwa pola asuh permisif dan demokratis yang tergolong dalam pola hubungan yang cukup kuat dan menjadi faktor pola asuh orang tua dominan kedua terjadinya kecanduan smartphone pada anak. Sedangkan pola asuh otoriter tergolong lemah terjadinya kecanduan smartphone pada anak.
Copyrights © 2022