Articles
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF MELALUI METODE PHONICS DENGAN PENDEKATAN MULTISENSORI
Candra Oktavianingrum;
Warananingtyas Palupi;
Vera Sholeha
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 2 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v6i2.102280
Metode phonics dengan pendekatan multisensori dapat membantu anak dalam mengingat huruf karena anak belajar melalui lebih dari satu indra, seperti visual, auditori, dan kinestetik secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 4-5 tahun melalui metode phonics. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc Taggart dengan pendekatan gabungan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 siklus dengan 2 pertemuan pada setiap siklusnya yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 10 anak berusia 4-5 tahun. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi foto, dan pretest. Teknik uji validitas data yang digunakan yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu terjadi peningkatan kemampuan mengenal huruf anak melalui metode phonics. Hal tersebut dapat dibuktikan presentase ketuntasa pada saat pra tindakan mencapai 40%, siklus I mencapai 70%, dan siklus II mencapai 80%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode phonics dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun.
HUBUNGAN BIMBINGAN BELAJAR DENGAN KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN ANAK KELOMPOK B
Erlin Reknaningsih;
Warananingtyas Palupi;
Jumiatmoko Jumiatmoko
Early Childhood Education and Development Journal Vol 2, No 3 (2020): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v2i3.101463
Penelitian ini tujuannya untuk mengetahui hubungan bimbingan belajar dengan kemampuan menulis permulaan anak kelompok B. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi antar 2 variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah anak kelompok B di TK Aisyiyah Se-Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten yang berjumlah 196 anak dan 196 orang tua. Sampel yang terpilih dalam penelitian ini adalah 127 anak dan 127 orang tua. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Validitas instrument menggunakan uji validitas konstruk. Analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan pearson product moment. Dengan taraf signifikansi sebesar 0,05 menggunakan bantuan SPSS 25 for Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan dari bimbingan belajar dengan kemampuan menulis permulaan anak kelompok B. Ditunjukkan dari hasil koefisien korelasi senilai 0,576 dan nilai signifikansi pada uji hipotesis adalah 0,000 < 0, 05. Hal ini dapat diartikan bahwa setiap kenaikan nilai bimbingan belajar makan akan diikuti dengan kenaikan nilai kemampuan menulis permulaan, sehingga dapat digunakan untuk menjelaskan bahwa bimbingan belajar merupakan salah satu faktor dari kemampuan menulis permulaan.
EFEKTIVITAS INTERVENSI FUNDAMENTAL MOTOR SKILL (FMS) TERHADAP KOMPETENSI MOTORIK ANAK USIA DINI
Nurul Aulia Lailatul Udl-hiyah;
Warananingtyas Palupi;
Muhammad Munif Syamsuddin
Early Childhood Education and Development Journal Vol 1, No 3 (2019): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v1i3.101487
Penelitian eksperimen ini bertujuan mengetahui efektivitas intervensi Fundamental Motor Skill (FMS) terhadap peningkatan kompetensi motorik anak usia 5-6 tahun. Sampel yang digunakan berjumlah 26 anak kelompok B di RA Riyadhus Sholihin yang dipilih secara non-probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan unjuk kerja, observasi dan dokumentasi yang mengukur tingkat kompetensi motorik anak usia 5-6 tahun. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan statistik parametrik Uji T dengan paired t-test untuk mengetahui perbandingan hasil dari sebelum (pretest) dan sesudah (posttest). Temuan penelitian menunjukkan terjadi peningkatan rata rata nilai pretest dan posttest kompetensi motorik anak setelah pemberian treatment intervensi Fundamental Motor Skill (FMS). Treatment Intervensi Fundamental Motor Skill (FMS) mengakibatkan peningkatan kompetensi motorik anak yang dibuktikan dari peningkatan hasil rerata nilai posttest dibandingkan nilai pretest. Pretest memperoleh nilai rata rata sebesar 57,12 dan meningkat menjadi 73,73 ketika posttest. Uji hipotesis menunjukkan intervensi Fundamental Motor Skill (FMS) efektif dalam peningkatan kompetensi motorik anak usia 5-6 tahun diterima karena memiliki nilai signifikansi ≤ 0,05. Implikasinya intervensi Fundamental Motor Skill (FMS) membantu anak usia 5-6 tahun untuk meningkatkan kompetensi motorik.
POLA ASUH ANAK USIA DINI PADA IBU USIA REMAJA DI DESA PANIMBANG
Arneta Octaviani;
Warananingtyas Palupi;
Novita Eka Nurjanah
Early Childhood Education and Development Journal Vol 4, No 3 (2022): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v4i3.101482
Pola asuh artinya perilaku serta sikap orang tua kepada anak saat menjalin interaksi selama menjalankan pengasuhan. Pola asuh yang diterapkan oleh orang tua terhadap anak dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya faktor kematangan usia menikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh ibu yang menikah usia remaja terhadap sosial-emosional anak di RT 01 / RW 08 di Desa Panimbang Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian ini meliputi sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara mendalam terhadap 3 ibu yang menikah usia remaja. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi metode. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis interaktif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka peneliti menemukan bahwa 2 ibu usia remaja menggunakan pola asuh demokratis dan 1 ibu usia remaja menggunakan pola asuh otoriter. Hal ini menyimpulkan bahwa ibu usia remaja dapat memberikan pola asuh yang baik serta dapat mengurus rumah tangga dan memfasilitasi kebutuhan dalam perkembangan anak.
UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK PAPER MARBLING PADA ANAK KELOMPOK B
Miftakhul Khusna Kurniawati;
Warananingtyas Palupi;
Anjar Fitrianingtyas
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 2 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v6i2.102236
Kreativitas merupakan salah satu kemampuan yang pasti dimiliki oleh setiap orang, dimana kemampuan ini perlu ditingkatkan sejak dini. Hanya saja masih banyak Lembaga pendidikan formal yang belum maksimal dalam Upaya peningkatan kreativitas anak usia dini. Berdasarkan observasi awal di salah satu Lembaga pendidikan formal di Kabupaten Sukoharjo di dapatkan data bahwa kreativitas di bidang seni anak usia dini masih belum berkembang secara maksimal. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kreativitas pada anak usia dini dengan menggunakan Teknik Paper Marbling. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan McTaggart pada kelompok B di TK Desa Sidorejo II. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang dilakukan dengan 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari 4 kali pertemuan. Hasil yang didapatkan di lapangan menunjukkan bahwa kreativitas anak mengalami peningkatan dari pra siklus sebesar 26.7%, siklus I sebesar 40%, dan siklus II 80%.
HUBUNGAN POLA ASUH PERMISSIVE INDULGENT TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN
Santika Setya Rahmawati;
Warananingtyas Palupi
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 2 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v7i2.108898
Penelitian ini diakukan untuk mengetahui korelasi pola asuh permissive indulgent dengan perilaku prososial anak usia 5-6 tahun di 4 TK pada Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Data penelitian ini melibatkan 94 responden orang tua yang bekerja dengan 9 guru TK B yang terdapat anak dengan pola pengasuhan permissive indulgent. Metode yang digunakan dalam pengambilan populasi dan sampel yakni non probability sampling dengan jenis purposive sampling. Hasil uji korelasi pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara pola asuh permissive indulgent dengan perilaku prososial anak usia 5-6 tahun. Nilai signifikan = 0,025 (p < 0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,346 yang termasuk kategori hubungan rendah. Artinya, semakin tinggi pola asuh permissive indulgent diterapkan, maka perilaku prososial anak cenderung meningkat. Namun, kekuatan hubungan yang lemah ini mengindikasikan bahwa terdapat faktor lain yang mungkin memediasi atau moderasi hubunna tersebut, seperti empati, regulasi, emosi, jenis kelamin anak, maupun pengaruh lingkungan sosial.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI MELALUI MEDIA RODA PUTAR ANAK USIA 4-5 TAHUN
Berliyani Nur Jannah;
Warananingtyas Palupi
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 1 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v7i1.101394
Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan anak usia 4–5 tahun dalam mengenali bentuk geometri melalui media roda putar. Subjek penelitian adalah 12 anak dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan setelah penerapan media roda putar. Pada pra-tindakan, hanya 16,7% anak yang menguasai bentuk geometri sesuai indikator. Setelah Siklus I, persentase penguasaan meningkat menjadi 41,7%, meskipun beberapa anak masih mengalami kesulitan. Pada Siklus II, terjadi peningkatan lebih signifikan dengan 83,3% anak berhasil mengenali dan menyebutkan bentuk geometri, serta 100% mampu mengklasifikasikannya dengan benar. Temuan ini membuktikan efektivitas media roda putar dalam membantu anak memahami bentuk geometri. Implikasi penelitian secara operasional adalah guru dapat mengintegrasikan media roda putar dalam pembelajaran harian untuk meningkatkan pengenalan bentuk geometri secara efektif. Pelatihan penggunaan media interaktif bagi guru juga dianjurkan untuk mengoptimalkan proses belajar. Selain itu, pengembangan media pembelajaran inovatif dan program bimbingan tambahan perlu dilakukan untuk mendukung anak yang membutuhkan stimulasi lebih agar capaian belajar optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi positif pada peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
PENGARUH MEDIA PAPAN PIPA HITUNG TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP LAMBANG BILANGAN
Nabila Ayu Sekar Prashanti;
Warananingtyas Palupi;
Jumiatmoko Jumiatmoko
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 3 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v6i3.102250
Penelitian dilakukan guna melihat pengaruh media papan pipa hitung terhadap pemahaman konsep lambang bilangan untuk usia 4-5 tahun. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen desain Pretest-Postest One Group Design melalui satu kelompok eksperimen. Pengumpulan data menggunakan tes berupa pretest postest dan dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan teknik validitas instrument tes berfokus pada indikator yang sudah valid oleh expert judgment dan instrument akan diuji cobakan. Statistik parametrik Uji T dipilih dalam analisis data dengan paired sample t-test untuk melihat perbedaan hasil rerata saat sebelum diberikan treatment (pretest) dan sesudah diberikan treatment (postest) pada kelompok eksperimen. Hasil yang didapat memperlihatkan dengan media papan pipa hitung memberikan pengaruh terhadap pemahaman konsep lambang bilangan kepada anak dalam rentang usia 4-5 tahun. Media papan pipa hitung memberikan pengaruh terhadap konsep lambang bilangan pada anak melihat hasil uji hipotesis melalui t-test yang bertambah sebesar 7,06 dari perolehan pretest 15,07 kemudian setelah diberikan perlakuan dilaksanakan postest meningkat menjadi 22.13. Melalui temuan yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa dengan media papan pipa hitung dapat memberikan pengaruh terhadap pemahaman konsep lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN TINGKAT KECANDUAN SMARTPHONE PADA ANAK
Devi Nur Lintang;
Warananingtyas Palupi;
Ruli Hafidah
Early Childhood Education and Development Journal Vol 4, No 3 (2022): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v4i3.101484
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan tingkat kecanduan smartphone anak usia 5 sampai 6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi antara dua variable. Populasi penelitian ini terdiri dari anak usia 5-6 kelompok B pada TK Aisyiyah 7 Kecamatan Sragen sebanyak 45 anak dan 45 orang tua. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling, yaitu sampel dipilih berdasarkan karakteristik dengan kriteria sampel yang ditentukan agar diperoleh sampel yang representatif Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Validitas instrument menggunakan uji validitas konstruk. Analisis data untuk pengujian hipotesis dengan pearson product moment. Pada taraf signifikasi 0,05 dengan menggunakan spss 25 for windows, hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pola asuh demokratis, otoriter dan permisif dengan tingkat kecanduan smartphone. Dari hasil terlihat koefisien korelasi sebesar 0,466, 0,395 dan 0,506 dan nilai signifikasi dalam uji hipotesis sebesar 0,000<0,05 hal ini dapat diartikan bahwa pola asuh permisif dan demokratis yang tergolong dalam pola hubungan yang cukup kuat dan menjadi faktor pola asuh orang tua dominan kedua terjadinya kecanduan smartphone pada anak. Sedangkan pola asuh otoriter tergolong lemah terjadinya kecanduan smartphone pada anak.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GERAK MANIPULATIF MELALUI PERMAINAN MELEMPAR DAN MENANGKAP BOLA KECIL PADA KELOMPOK B
Fera Widiyaswati;
Warananingtyas Palupi
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 1 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/ecedj.v7i1.106277
Gerak manipulatif merupakan gerakan yang mengikutsertakan antara koordinasi mata, tangan dan kaki karena keterampilan dalam menggunakan suatu objek dari tubuh bagian luar. Gerak manipulatif menjadi salah satu peran penting dalam perkembangan fisik anak, gerakan manipulatif sering menggunakan tangan dan kaki sebagai kekuatan seseorang dalam melaksanakan aktivitas dengan memanipulasi suatu objek. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan gerak manipulatif melalui permainan melempar dan menangkap bola kecil. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model spiral yang dikembangkan Kemmis dan McTaggart, selama 2 siklus dan setiap siklus terdapat 3 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, unjuk kerja dan dokumentasi. Subjek penelitian anak usia 5-6 tahun berjumlah 20 anak. Analisis data kualitatif menggunakan medel analisis Miles dan Huberman (1994) sedangkan analisis kuantitatif menggunakan teknik statistik deskriptif komparatif atau perhitungan presentase. Teknik uji validitas data menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Teknik uji validitas data kuantitatif di analisis melalui expert judgement untuk ketepatan data, sedangkan teknik uji validasi kualitatif dengan triangulasi sumber dan teknik. Keberhasilan ketuntasan dalam penelitian ini minimal 75% dari jumlah keseluruhan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui permainan melempar dan menangkap bola kecil dalam meningkatkan kemampuan gerak manipulatif anak telah mencapai tingkat keberhasilan sebesar 85%. Hasil akhir penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan gerak manipultif anak usia 5-6 tahun dapat ditingkatkan melalui permainna melempar dan menangkap bola kecil.