Bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa komunikasi di masyarakat Jawa. Seiring berjalannya waktu, bahasa Jawa mengalami perubahan makna dengan berbagai konteks yang menyertainya. Oleh karena itu, bahasa Jawa sedikit banyak membutuhkan pemerincian makna agar tidak terjadi tumpang tindih. Penelitian ini berfokus pada kajian medan makna dengan menganalisis leksem “Tidur” dalam bahasa Jawa Suroboyoan. Penelitian ini berupaya untuk menemukan karakter dan macam medan makna apa saja yang terdapat dalam leksem tersebut. Dengan memanfaatkan teori analisis komponen makna, penelitian ini juga diupayakan untuk mengklasifikasikan komponen yang masih saling berhubungan serta mencari perbedaan signifikannya. Penelitian ini memiliki dua tujuan, yaitu (1) mendeskripsikan modifikasi medan makna tidur dalam bahasa Jawa Suroboyoan dan (2) mendeskripsikan persamaan dan perbedaan modifikasi medan makna tidur dalam bahasa Jawa Suroboyoan. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Metode penyediaan data pada penelitian ini adalah baca-catat (baca-markah) yang didapat dari bausastra dan angket dari informan sebagai data pemerlengkapnya (crosscheck temuan). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis komponen makna. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menemukan sedikit banyak perbedaan leksem “Tidur” dalam bahasa Jawa Suroboyoan dari berbagai komponen, sehingga dapat diklasifikasikan secara rinci.
Copyrights © 2024