Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jenis arang dalam proses pack carburizing terhadap laju keausan baja karbon rendah ST 37. Baja ST 37 dipilih karena karakteristiknya yang ulet namun memiliki kekerasan permukaan yang rendah, sehingga rentan terhadap keausan. Untuk meningkatkan ketahanan aus, dilakukan perlakuan panas melalui metode pack carburizing dengan menggunakan empat jenis arang berbeda: arang tempurung kelapa, arang kayu cemara, arang buah pinus, dan arang tulang kerbau. Setiap media arang dicampur dengan 10% NaCO₃ sebagai energizer, dipanaskan pada suhu 800°C selama 1 jam, lalu didinginkan dengan media air. Pengujian keausan dilakukan menggunakan metode abrasif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa jenis arang sangat berpengaruh terhadap laju keausan. Spesimen tanpa perlakuan (raw material) memiliki laju keausan tertinggi sebesar 0,0076 gr/s, sementara spesimen dengan perlakuan menggunakan arang tulang kerbau menunjukkan laju keausan terendah sebesar 0,0038 gr/s. Analisa korelasi menghasilkan koefisien korelasi (r) sebesar -0,85, yang mengindikasikan hubungan negatif yang kuat antara jenis arang dengan laju keausan. Hal ini menunjukkan bahwa variasi jenis arang berpengaruh terhadap terhadap laju keausan sebesar sebesar 72,25%. Dan arang tulang kerbau merupakan media karbon terbaik untuk meningkatkan ketahanan aus baja ST 37 pada proses pack carburizing.
Copyrights © 2026