Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi akurasi sistem pemantauan udara berbasis Internet of Things (IoT) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Kota Makassar. Topik ini penting karena pemantauan kualitas udara yang efektif dapat membantu mengatasi masalah pencemaran di area pembuangan sampah. Metode penelitian menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari sensor kualitas udara di TPA Tamangapa, serta data sekunder dari literatur terkait. Penelitian dilaksanakan pada Sabtu, 9 Maret 2024, selama ±12 jam, dengan menggunakan jaringan sensor IoT yang terintegrasi dengan sensor seperti PMS5003, MQ-135, Anemometer, dan FC-37 yang terhubung ke NodeMCU ESP8266. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemantauan berhasil memenuhi standar Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dengan akurasi tinggi dan memungkinkan pengukuran parameter kualitas udara secara real-time. Sistem yang menggunakan berbagai sensor dan power bank untuk pemantauan berkelanjutan terbukti efektif. Data pemantauan yang akurat disajikan melalui antarmuka website dengan fitur notifikasi dan unduhan laporan, dengan total 12.266 entri data dari 3 titik pemantauan. Analisis data mengungkapkan rata-rata delay pengiriman data dan kinerja sensor. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi akurasi dan performa sensor memberikan wawasan penting untuk pengembangan solusi mitigasi pencemaran udara di masa depan dan menyediakan data krusial untuk pengambilan keputusan dalam peningkatan kualitas udara.
Copyrights © 2024