Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Hasil Pendeteksian Kandungan Mineral dari Air Kemasan Menggunakan Sensor TDS Berbasis Internet Of Things Iskandar Surdin; Zahir Zainuddin; Abdul Latief Arda
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 7, No 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v7i6.8414

Abstract

Abstrak - Teknologi Internet of Things (IoT) sebagai solusi inovatif dalam memantau dan menganalisis kualitas air secara real-time. Dengan memanfaatkan sensor TDS yang terintegrasi dengan sistem IoT, data kandungan mineral dalam air kemasan dapat dipantau secara real-time dan dikirim ke platform digital untuk analisis lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan teknologi IoT dalam pemantauan kualitas air, sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan sistem pemantauan kualitas air di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif yakni melakukan pengamatan, pengukuran, dan pengujian sistem yang telah di implementasikan. Software dan hardware yang dirancang dan dilakukan pengujian terhadap pembuatan aplikasi. Melalui jaringan sensor yang terintegrasi dengan teknologi IoT, sistem ini mampu mendeteksi secara real-time mengukur parameter-parameter penting seperti TDS, PH air dan suhu air. Monitoring kualitas air minum dalam sistem monitoring telah terbukti akurat dan real-time. Dari setiap data dari sensor IoT diproses dan disimpan dalam website sebagai cloud data khusus. Sistem IoT yang menggunakan sensor pH, turbidity, TDS, dan suhu memiliki potensi besar dalam memantau kondisi lingkungan secara real-time. Dengan integrasi sensor ke microcontroller, pengiriman data ke server, penyimpanan di database, dan tampilan di website, sistem ini dapat membantu operator memantau berbagai parameter lingkungan secara akurat. Menguji tingkat kekeruhan pada air minum layak konsumsi pada depot air isi ulang, keberhasilan sistem sangat bergantung pada konektivitas yang stabil, keakuratan sensor, kecepatan pengiriman data, serta keandalan penyimpanan dan tampilan data.Kata kunci: IoT, Sensor pH, Turbidity, TDS, Suhu. Abstract - Internet of Things (IoT) technology as an innovative solution for monitoring and analyzing water quality in real-time. By utilizing TDS sensors integrated with an IoT system, mineral content data in bottled water can be monitored in real-time and sent to a digital platform for further analysis. This research aims to evaluate the effectiveness of using IoT technology in monitoring water quality, so that it can make a positive contribution to the development of water quality monitoring systems in the future. This research uses a quantitative experimental method, namely observing, measuring and testing the system that has been implemented. Software and hardware designed and tested for application creation. Through a sensor network integrated with IoT technology, this system is able to detect in real-time, measure important parameters such as TDS, water PH and water temperature. Monitoring drinking water quality in the monitoring system has been proven to be accurate and real-time. Every data from IoT sensors is processed and stored on the website as a special cloud data. IoT systems that use pH, turbidity, TDS and temperature sensors have great potential in monitoring environmental conditions in real-time. By integrating sensors into a microcontroller, sending data to a server, storing in a database, and displaying on a website, this system can help operators monitor various environmental parameters accurately. Testing the level of turbidity in drinking water suitable for consumption at refill water depots, the success of the system is very dependent on stable connectivity, sensor accuracy, speed of data transmission, and reliability of data storage and display.Keywords: IoT, pH Sensor, Turbidity, TDS, Temperature.
Sistem Pemantau Kualitas Udara Berbasis Internet Of Things: Studi Kasus : Tempat Pembuangan Akhir Tamangapa Kota Makassar Elsa Sera; Zahir Zainuddin; Hazriani
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 10 No. 2 (2024): SemanTIK : Teknik Informasi
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v10i2.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi akurasi sistem pemantauan udara berbasis Internet of Things (IoT) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Kota Makassar. Topik ini penting karena pemantauan kualitas udara yang efektif dapat membantu mengatasi masalah pencemaran di area pembuangan sampah. Metode penelitian menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari sensor kualitas udara di TPA Tamangapa, serta data sekunder dari literatur terkait. Penelitian dilaksanakan pada Sabtu, 9 Maret 2024, selama ±12 jam, dengan menggunakan jaringan sensor IoT yang terintegrasi dengan sensor seperti PMS5003, MQ-135, Anemometer, dan FC-37 yang terhubung ke NodeMCU ESP8266. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemantauan berhasil memenuhi standar Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dengan akurasi tinggi dan memungkinkan pengukuran parameter kualitas udara secara real-time. Sistem yang menggunakan berbagai sensor dan power bank untuk pemantauan berkelanjutan terbukti efektif. Data pemantauan yang akurat disajikan melalui antarmuka website dengan fitur notifikasi dan unduhan laporan, dengan total 12.266 entri data dari 3 titik pemantauan. Analisis data mengungkapkan rata-rata delay pengiriman data dan kinerja sensor. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi akurasi dan performa sensor memberikan wawasan penting untuk pengembangan solusi mitigasi pencemaran udara di masa depan dan menyediakan data krusial untuk pengambilan keputusan dalam peningkatan kualitas udara.