Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola manajemen perpustakaan berbasis inklusi sosisal di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sumbawa Barat. Adapun fokus utama dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana strategi sosialisasi dan promosi perpustakaan berbasis inklusi sosial, 2) Bagaimana pengelolaan perpustakaan berbasis inklusi sosial, 3) Bagaimana pelayanan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Lokasi penelitian ini dilakukan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sumbawa Barat yang berlokasi di Lingkungan Kemutar Telu Center (KTC), Kelurahan Kuang, KecamatanTaliwang Kabupaten Sumbawa Barat dengan taknik penentuan subjek pourposive snowball sampling dengan jumlah informan sebanyak 13 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data kasus tunggal dengan model interaktif dari Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menyimpulkan 1) Untuk meningkatkan minat pengunjung, perpustakaan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dan melakukan promosi dan sosialisasi melalui sosial media seperti Facebook dan Instagram. 2) Pengelolaan di perpustakaan ini tetap mengikuti standar baku. 3) Perpustakaan ini menyediakan layanan seperti layanan baca ditempat, layanan perpustakaan keliling, layanan silang layan, layanan pembuatan kartu anggota perpustakaan gratis, layanan wifi gratis, layanan kloset duduk untuk difabel, dan layanan Al-Qur’an braille untuk pengunjung yang berkebutuhan khusus. Dengan adanya pelayanan ini diharapkan mampu menarik minat pengunjung dalam mengunjungi perpustakaan. Adapun saranya yaitu diharapkan masyarakat untuk terus mengoptimalkan pelaksanaan perpustakaan berbasis inklusi sosial.
Copyrights © 2023