Kepuasan konsumen merupakan upaya memastikan kebutuhan, keinginan, dan harapan mereka terpenuhi melalui produk atau layanan yang dikonsumsi, menghasilkan kepuasan dalam pengalaman tersebut. Dalam bidang kuliner, tidak hanya rasa makanan yang berperan, tetapi juga proses, suasana, dan layanan yang disediakan. Rumah Makan Kabita di lingkungan kampus Sekolah Vokasi IPB, Bogor, menawarkan makanan rumahan yang murah dan lezat, menjadi favorit di kalangan mahasiswa. Namun, masalah antrian panjang dan ruang yang sempit menyebabkan suasana panas, mengurangi kepuasan pelanggan. Penelitian ini menganalisis kepuasan pelanggan menggunakan lima faktor: kualitas layanan, kualitas produk, harga, faktor situasi, dan faktor pribadi, dengan metode Importance Performance Analysis (IPA). Hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada atribut pada kuadran I yang dianggap penting tetapi tidak memuaskan. Pelayanan di Rumah Makan Kabita sudah memenuhi standar pelanggan. Fokus perbaikan meliputi pengemasan takeaway, kenyamanan ruang makan, kebersihan toilet, dan penampilan karyawan. Dengan analisis IPA, Rumah Makan Kabita dapat menentukan prioritas perbaikan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan profitabilitas. Penelitian ini menunjukkan pentingnya memahami dan memenuhi harapan pelanggan dalam meningkatkan kualitas layanan dan daya saing usaha kuliner.
Copyrights © 2023