Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Tata Letak Fasilitas Toko Prima Freshmart SV IPB Melalui Metode Activity Relationship Chart (ARC) Dan Total Closeness Rating (TCR) Bella Aulia; Najla Nurfida; Tania Dwi Febrianti; Judith Sri Omega Naomi; Fathan Sakha Pratama; Khoirul Aziz Husyairi; Tina Nur Ainun
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2i2.155

Abstract

PT. Prima Freshmartfood International merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi dan ritel Produk makanan. Prima Freshmart adalah toko ritel yang menjual ayam segar, ayam beku, daging ayam parting, telur omega, sembako dan frozen food Fiesta. Pengoperasian toko ritel tidak lepas dari susunan layout tata letak fasilitas dan display produk. Dalam penelitian ini, kami memilih untuk menggunakan toko Prima Freshmart sebagai lokasi penelitian kami untuk mengetahui apakah ada ketidakefektifan dalam aliran kegiatan antar fasilitas di toko Prima Freshmart tersebut dengan luas yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan, menguji, dan memverifikasi tata letak toko Prima Freshmart dengan metode Activity Relationship Chart (ARC) dan Total Closeness Rating (TCR). Berdasarkan hasil perhitungan Activity Relationship Chart (ARC) pada toko Prima Freshmart, gudang diprioritaskan sebagai fasilitas pertama yang dibangun karena memiliki nilai TCR (Total Closeness Rating) tertinggi, yaitu 247. Oleh karena itu, penting untuk menempatkan fasilitas-fasilitas lain yang memiliki nilai A yang tinggi terhadap gudang agar dapat saling berdekatan dan memudahkan proses operasional. Selanjutnya, berdasarkan nilai A (kepentingan) terhadap gudang, rak display, freezer box, dan kulkas minuman juga perlu ditempatkan berdekatan dengan gudang.Tata letak atau layout memberikan dampak strategis dalam jangka panjang. Tata letak yang strategis memberikan berbagai manfaat kepada perusahaan, seperti meningkatkan evektivitas penggunaan ruang, sumber daya manusia dan juga peralatan. Dengan demikian penerapan layout fasilitas dan tata letak produk yang baik akan memudahkan pengoperasionalan ritel dan menciptakan kemudahan bagi pelanggan dalam berbelanja
Perancangan Ulang Tata Letak Untuk Pengoptimalisasian Ruang Pada Toko Ritel RDSP Bogor Daniela Mariboto; Syahrani Anisya; Raihan Khalis Azhar; Alif Sulaiman; Armudian Maharani Patihawa; Khoirul Aziz Husyairi; Tina Nur Ainun
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2i2.161

Abstract

Perancangan sebuah tata letak merupakan salah satu kunci yang menentukan efisiensi sebuah operasi perusahaan dalam jangka panjang. Terdapat permasalahan pada RDSP yaitu tata letak keranjang belanja yang kurang efisien. Tata letak yang tidak tepat menyebabkan pelanggan merasa kesulitan untuk menemukan barang yang mereka cari sehingga dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode. Activity Relationship Chart (ARC) untuk menganalisis keterkaitan antar fasilitas dan Total Closeness Rating (TCR) untuk mendapatkan manfaat dan keunggulan seperti layout yang sesuai dengan aliran material yang dibutuhkan oleh produk yang ada dan jarak aliran material terpendek yang dapat dicapai. Berdasarkan penelitian ini, hasil penempatan tata letak fasilitas keranjang barang pada layout solution mengalami perubahan. Hasil analisa perhitungan Total Closeness Rating (TCR), nilai tertinggi ditunjukkan untuk rak display dengan nilai TCR 191 dan yang kedua yaitu tempat keranjang barang dengan nilai 189.  Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas pada toko RDSP dengan harapan dapat menempatkan produk dan mengatur ruang dengan cara yang efisien dan efektif sehingga dapat meningkatkan penjualan, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan memaksimalkan penggunaan ruang.
Analisis Kepuasan Konsumen di Rumah Makan Kabita Aulia Dwi Rachmawati; Elda Oktaviani; Kaila Syuja Taris Wijaya; Melani Permata Sari; Syarah Lutpi Bahar; Khoirul Aziz Husyairi; Tina Nur Ainun
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 1 No. 5 (2023): IJEMA - Mei 2024
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan konsumen merupakan upaya memastikan kebutuhan, keinginan, dan harapan mereka terpenuhi melalui produk atau layanan yang dikonsumsi, menghasilkan kepuasan dalam pengalaman tersebut. Dalam bidang kuliner, tidak hanya rasa makanan yang berperan, tetapi juga proses, suasana, dan layanan yang disediakan. Rumah Makan Kabita di lingkungan kampus Sekolah Vokasi IPB, Bogor, menawarkan makanan rumahan yang murah dan lezat, menjadi favorit di kalangan mahasiswa. Namun, masalah antrian panjang dan ruang yang sempit menyebabkan suasana panas, mengurangi kepuasan pelanggan. Penelitian ini menganalisis kepuasan pelanggan menggunakan lima faktor: kualitas layanan, kualitas produk, harga, faktor situasi, dan faktor pribadi, dengan metode Importance Performance Analysis (IPA). Hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada atribut pada kuadran I yang dianggap penting tetapi tidak memuaskan. Pelayanan di Rumah Makan Kabita sudah memenuhi standar pelanggan. Fokus perbaikan meliputi pengemasan takeaway, kenyamanan ruang makan, kebersihan toilet, dan penampilan karyawan. Dengan analisis IPA, Rumah Makan Kabita dapat menentukan prioritas perbaikan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan profitabilitas. Penelitian ini menunjukkan pentingnya memahami dan memenuhi harapan pelanggan dalam meningkatkan kualitas layanan dan daya saing usaha kuliner.
Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Warung Sembako Pandu Raya Bogor Dengan Metode ARC Berbasis 5s Anggraini Susanti; Amanda Putri; Ayudana Kezia; Greyuni Grace Tambunan; Yolanda Desi Anggraini Silalahi; Khoirul Aziz Husyairi; Tina Nur Ainun
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 10 (2024): NJMS - Mei 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warung Sembako Pandu Raya Bogor termasuk salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mendistribusikan sembako. Merancang fasilitas produksi adalah termasuk faktor produksi yang memiliki pengaruh pada kinerja suatu usaha. Tata letak yang tidak sesuai dapat menyebabkan terjadinya penumpukan bahan baku dan berakibat pada keterlambatan datangnya produk dan juga dapat menambah biaya produksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perancangan ulang tata letak fasilitas produksi agar tidak mengganggu kegiatan produksi dan menciptakan kondisi kerja yang teratur. Penggunaan metode Activity Relationship Chart (ARC) sebagai alat analisis keterkaitan antar fasilitas dan metode 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) sebagai perolehan tata letak yang lebih rapi. Hasil dari penelitian berupa tata letak usulan yang mengubah beberapa tempat seperti kedekatan gudang dengan rak barang yang biasanya memerlukan gudang untuk penyediaannya. Selanjutnya beberapa saran yang ada melalui konsep 5S seperti pemilahan dan kerapihan juga sebaiknya diterapkan untuk menghindari pemborosan biaya dan menjaga kebersihan guna meningkatkan kenyamanan pekerja maupun konsumen
Perancangan Ulang Tata Letak Eljar Kitchen Kabupaten Bogor Menggunakan Metode ARC dan TRC Sukma Rakha Az-Zahra; Rayhan Ananta; Wawan Oktariza; Tina Nur Ainun
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 10 (2024): NJMS - Mei 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bisnis ritel berperan penting dalam menghubungkan produsen dan konsumen. Toko ritel seperti Eljar Kitchen menyediakan berbagai produk kebutuhan hidup bagi konsumen. Tata letak toko yang tertata rapi membantu konsumen menemukan produk dengan mudah. Namun, tata letak toko Eljar Kitchen saat ini dinilai tidak teratur dan belum optimal. Dengan mengoptimalkan tata letak toko Eljar Kitchen diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperbaiki aliran kerja secara keseluruhan. Analisis perancangan tata letak toko Eljar Kitchen dilakukan dengan menggunakan pendekatan Activity Relationship Chart (ARC) dan perhitungan Total Closeness Rating (TCR). Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi tata letak produk dan fasilitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa gudang produk memiliki nilai TCR tertinggi (583), yang berarti gudang adalah fasilitas yang paling penting di toko. Hal ini menunjukkan bahwa tata letak gudang produk harus diprioritaskan agar memudahkan karyawan dalam efisiensi operasional dan pengelolaan inventaris di Eljar Kitchen. Menyusun kembali tata letak secara efisien, Eljar Kitchen dapat meningkatkan produktivitas dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan.