Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth (eWOM) dan media sosial terhadap keputusan pembelian konsumen di Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kabupaten Batanghari. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Sampel penelitian sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu konsumen yang aktif menggunakan media sosial dan memiliki pengalaman membeli produk secara online. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang diukur menggunakan skala Likert 1–5, kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan variabel eWOM dan media sosial terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eWOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen (B = 0,482; t = 5,23; p = 0,000), sedangkan media sosial juga berpengaruh positif dan signifikan (B = 0,376; t = 4,12; p = 0,000). Selain itu, pengaruh simultan eWOM dan media sosial terhadap keputusan pembelian juga signifikan (F = 45,87; p = 0,000), yang menunjukkan bahwa kedua variabel secara bersama-sama lebih efektif dalam mendorong keputusan pembelian dibandingkan pengaruh masing-masing variabel secara terpisah. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pemasaran digital yang memadukan eWOM dan media sosial untuk meningkatkan minat dan keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku usaha dalam merancang kampanye pemasaran berbasis media sosial dan rekomendasi konsumen digital.
Copyrights © 2026