Penelitian di Indonesia tercatat 67,9% remaja SLTA dan 66,1% remaja SLTP mendapatkan perilaku bullying. Pencegahan bullying dapat dilakukan melalui peningkatan sosialisasi dan edukasi, dukungan sosial dan membuat kebijakan di sekolah terkait pencegahan bullying. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan strategi pencegahan bullying pada remaja di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang dilakukan di SMK Bintang Nusantara Marga Agung Lampung Selatan pada bulan April-September 2025. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru BK dan siswa/i di SMK Bintang Nusantara Marga Agung Lampung Selatan sebanyak 12 orang, menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan model analisis Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dalam penelitian kualitatif meliputi uji credibility, transferability, dependability, dan confirmability. Analisis menggunakan analisis tematik. Pencegahan bullying dan kekerasan pada anak di lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak terkait, termasuk pemerintah, sekolah, orangtua, dan masyarakat.
Copyrights © 2025