Journal of Language and Health
Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025

Studi Deskrifitif: Perbandingan Kemandirian Komunitas dalam Melaksanakan Pencegahan dan Pengendalian Stunting

Desty Emilyani (Poltekkes Kemenkes Mataram)
Akhmad Fathoni (Poltekkes Kemenkes Mataram)
Rusmini Rusmini (Poltekkes Kemenkes Mataram)
Theresia Avila Kurnia (Poltekkes Kemenkes Mataram)
Irwan Budiana (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Wanti Wanti (Poltekkes Kemenkes Kupang)



Article Info

Publish Date
18 Dec 2025

Abstract

Pencegahan  dan pengendalian stunting  memerlukan  pendekatan  holistik  yang  mencakup pendidikan  dan  promosi  kesehatan,  pemberdayaan  komunitas masyarakat.  Pemberdayaan  komunitas  masyarakat memainkan peran  kunci  dalam  upaya  pencegahan dan pengendalian stunting yang saat ini masih belum dimaksimalkan. Upaya  menggabungkan berbagai  potensi masyarakat diharapkan dapat  mengurangi  angka  stunting secara  signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemandirian komunitas mayarakat dalam pencegahan dan pengendalian stunting di provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan desain studi deskriptif komparatif di wilayah yang berbeda yakni Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Populasi pada penelitian ini yakni ketua atau pengurus komunitas masyarakat. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sample yakni 20 orang. Variabel utama adalah kemandirian komunitas dalam pencegahan dan pengendalian stunting, yang diukur melalui indikator kemandirian I, II, III dan IV. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur. Prosedur pengumpulan data meliputi persiapan dan pelaksanaan. Analisis data menggunakan deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas masyarakat di Provinsi NTT memiliki tingkat kemandirian dalam melaksanakan pencegahan dan pengendalian kasus stunting mayoritas berkategori baik yakni 16 Komunitas (80.0%). Sedangkan komnitas masyarakat di Provinsi NTB semua Komunitas (100.0%) memiliki tingkat kemandirian Komunitas dalam melaksanakan pencegahan dan pengendalian kasus stunting mayoritas berkategori baik. Kesimpulan yakni komunitas di provinsi dengan prevalensi stunting lebih tinggi memiliki tingkat kemandirian pencegahan dan pengendalian kasus stunting lebih rendah jika dibandingkan dengan provinsi dengan prevalensi stunting lebih rendah.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JLH

Publisher

Subject

Education Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Nursing Public Health

Description

Journal of Language and Health (JLH) is a peer-reviewed journal which promotes discussion on a broad range of the relationships between language and health. Catering for the linguistic expressions of health condition (including clinical and pathological), the journal publishes conceptual and ...