Sistem informasi kesehatan berbasis komunitas merupakan salah satu inovasi dalam upaya meningkatkan akses informasi kesehatan dan mendukung pelaksanaan program promotif, khususnya pada wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan seperti kawasan pesisir. Masyarakat pesisir sering menghadapi hambatan dalam memperoleh informasi kesehatan yang akurat dan tepat waktu, sehingga diperlukan pendekatan berbasis komunitas yang mampu menjembatani kesenjangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem informasi kesehatan berbasis komunitas terhadap upaya promotif pada masyarakat pesisir. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat kawasan pesisir di Kabupaten Medan dengan jumlah sampel sebanyak 200 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah sistem informasi kesehatan berbasis komunitas, sedangkan variabel dependen adalah upaya promotif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana untuk mengetahui besarnya pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi kesehatan berbasis komunitas berpengaruh signifikan terhadap upaya promotif dengan nilai koefisien regresi (β = 0,481) dan tingkat signifikansi (p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R² = 0,231) menunjukkan bahwa sistem informasi kesehatan mampu menjelaskan sebesar 23,1% variasi dalam upaya promotif masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem informasi kesehatan berbasis komunitas memiliki peran penting dalam meningkatkan pelaksanaan upaya promotif melalui peningkatan akses informasi, kesadaran kesehatan, dan partisipasi masyarakat.
Copyrights © 2025