Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat santri dalam berusaha di bidang pertanian di Pondok Pesantren Yayasan Perguruan Islam Ganra Soppeng yang merupakan pondok pesantren Umum tapi memiliki lahan dan greenhouse pertanian yang kurang termanfaatkan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya pemanfaatan lahan pertanian dan fasilitas greenhouse yang tersedia, yang diduga disebabkan oleh kurangnya minat santri terhadap sektor pertanian. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik proportional stratified random sampling, dan melibatkan 65 santri tingkat aliyah sebagai responden. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam berbasis kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, korelasi serta regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari seluruh variabel yang diuji sikap terhadap pertanian, norma subjektif, persepsi kontrol perilaku, motivasi, pelatihan dan kewirausahaan,fasilitas pesantren, serta nilai-nilai Islam hanya variabel motivasi yang memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap minat santri dalam berusaha di bidang pertanian. Temuan ini menegaskan bahwa dorongan internal merupakan faktor utama dalam menentukan minat santri, sementara faktor lingkungan belum memberikan kontribusi signifikan secara individu. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pendekatan psikologis dengan konteks pembelajaran pesantren, sehingga menghasilkan pemahaman komprehensif mengenai pembentukan minat santri terhadap usaha pertanian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam merancang strategi pemberdayaan dan program kewirausahaan pertanian yang lebih efektif di lingkungan pesantren.Kata kunci: Minat Santri, Motivasi, Kewirausahaan Pertanian, Pesantren, Faktor Internal.Abstract This study aims to analyze the factors influencing students’ interest in agricultural entrepreneurship at the Islamic Boarding School of Perguruan Islam Ganra Soppeng.The research was motivated by the underutilization of agricultural land and greenhouse facilities, which is presumed to be linked to the low interest of students in the agricultural sector. A descriptive quantitative approach was employed, using proportional stratified random sampling,involving 65 senior students as respondents.Data were collected through in-depth interviews guided by structured questionnaires and analyzed using descriptive statistics,correlation tests, and multiple linear regression.The findings reveal that among all examined variables attitude toward agriculture, subjective norms, perceived behavioral control, motivation, training and entrepreneurship,pesantren facilities,and Islamic values only motivation had a significant partial effect on students’ interest in agricultural entrepreneurship.This result indicates that internal drive is the most influential determinant, while environmental factors do not significantly contribute individually. The novelty of this research lies in its integration of psychological constructs with the unique educational context of Islamic boarding schools, providing a comprehensive understanding of how students’ interest in agriculture is shaped. The findings are expected to serve as a foundation for designing more effective empowerment strategies and agricultural entrepreneurship programs within the pesantren environment.Keywords: Students’ Interest, Motivation, Agricultural Entrepreneurship, Islamic Boarding School, Internal Factors.
Copyrights © 2026