Pada kawasan perkotaan, pemenuhan kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) seringkali tidak optimal, khususnya di area pemukiman dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi. Wilayah Sukamantri 2 Kota Bandung merupakan salah satu kawasan permukiman yang menghadapi tantangan kepadatan penduduk dan keterbatasan ruang terbuka hijau. Diketahui bahwa terdapat lahan idle yang berpotensi untuk dimanfaatkan menjadi ruang hijau, dimana lahan tersebut tidak digunakan secara produktif dan belum terdapat inisiatif pemanfaatan yang berkelanjutan. Berdasarkan hal tersebut, diusulkan pendekatan berbasis pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan community garden atau kebun komunitas yang mengedepankan partisipasi warga. Program PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia serta memberdayakan potensi lokal melalui serangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan yang terstruktur dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan program terbagi dalam empat tahap, yaitu: (1) analsis perencanaan kebutuhan dan kesesuaian jenis tanaman; (2) persiapan lahan dan penyediaan sarana kebun; (3) pembuatan kebun komunitas; dan (4) monitoring serta evaluasi keberlanjutan program. Adapun peserta yang terlibat pada kegiatan ini adalah 30 orang peserta, 10 diantaranya dari tim PKM Polban dan 20 orang peserta lainnya dari Mitra PKM. Hasil dari program PKM ini adalah terbentuknya community garden sebagai salah satu wujud pemanfaatan lahan idle di tengah permukiman padat penduduk.
Copyrights © 2026