Studi ini dimaksudkan untuk menguji dampak model pembelajaran Inquiry terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Secara metodologis, studi ini menggunakan desain posttest-only control group melalui pendekatan kuantitatif kuasi-eksperimental. Partisipan dalam penelitian ini melibatkan peserta didik kelas IV yang berasal dari dua sekolah dasar negeri di Kabupaten Purworejo yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pembelajaran pada kelas eksperimen dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran Inquiry, sebagai pembanding, kelas kontrol diberikan perlakuan berupa pembelajaran konvensional. Data hasil belajar diperoleh melalui tes hasil belajar yang diberikan setelah perlakuan pembelajaran dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi, uji independent sample t-test, serta analisis ukuran efek (effect size). Temuan penelitian mengindikasikan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan antara Siswa yang tergabung dalam kelas perlakuan maupun kelas pembanding (t = 2,57; p = 0,014). Perolehan nilai rata-rata siswa di kelas eksperimen melampaui pencapaian siswa di kelas kontrol. Nilai ukuran efek Cohen’s d sebesar 0,779 menunjukkan bahwa pengaruh model pembelajaran Inquiry berada pada kategori sedang hingga besar. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Inquiry tidak bukan hanya teruji secara kuantitatif, melainkan juga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan hasil belajar siswa sekolah dasar. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Inquiry direkomendasikan sebagai solusi variatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Copyrights © 2026