Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan hubungan sebab-akibat antara cyberloafing, komitmen organisasi, dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai negeri sipil (PNS) dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) sebagai variabel mediasi. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif, yang menggunakan metode sampling jenuh dengan melibatkan seluruh populasi PNS pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Cilacap. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dengan 116 responden. Analisis data menggunakan SEM-PLS dengan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberloafing berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja. Komitmen organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja dan OCB. Kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap OCB, dan OCB sendiri berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja. Selain itu, OCB berperan sebagai mediator utama dalam hubungan antara kepuasan kerja dan kinerja. Temuan ini menegaskan peran selektif OCB sebagai mekanisme mediasi dalam konteks sektor publik. Kebaruan penelitian ini terletak pada dimasukkannya cyberloafing sebagai variabel independen dalam model kinerja PNS di sektor publik. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi pimpinan instansi pemerintah untuk mengelola cyberloafing secara proporsional serta mendorong OCB guna meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik.
Copyrights © 2026