Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan huruf braille terhadap penguasaan huruf anak tunanetra usia 6 tahun di Sekolah Luar Biasa (SLB) Bukesra Ulee Kareng. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan seorang guru dan seorang siswa tunanetra berusia enam tahun serta analisis dokumen kurikukulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan huruf tahap awal siswa yang berusia enam tahun masih bersifat prosedural-mekanis dan membutuhkan pendamping intensif namun adaptasi metode bertahap, pendekatan multisensori serta kolaborasi aktif dengan orang tua terbukti efektif meningkatkan kemandirian dan kepercayaan diri siswa.
Copyrights © 2026